TribunLampung/

Usai Dipenjara Sehari, Pemegang Saham Perusahaan Tambang Ini Langsung Lunasi Utang Pajaknya

Ken mengatakan, Ditjen Pajak akan bertindak tegas kepada wajib pajak, yang memiliki utang pajak namun tidak juga melunasinya.

Usai Dipenjara Sehari, Pemegang Saham Perusahaan Tambang Ini Langsung Lunasi Utang Pajaknya
KONTAN/CAROLUS AGUS WALUYO
Ilustrasi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak menyandera seorang penunggak pajak berinisial EB, pemegang saham perusahaan tambang PT MMKU, di Lapas Salemba, Jakarta, Rabu (12/7/2017) lalu.

Namun sehari berselang, EB dibebaskan.

Menurut Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi, pihaknya membebaskan EB lantaran ia langsung melunasi semua utang pajaknya, sebesar Rp 2,37 miliar.

"Jadi kami nggak peduli, kalau dia nggak bayar pajak, dia bisa dibawa ke Nusakambangan," ujarnya, dalam konferensi pers di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Jumat (14/7/2017).

Ken mengatakan, Ditjen Pajak akan bertindak tegas kepada wajib pajak, yang memiliki utang pajak namun tidak juga melunasinya.

Upaya terakhir yang dilakukan yakni dengan gijzeling atau penyanderaan.

Apalagi, Ditjen Pajak sedang berupaya mengejar target penerimaan pajak, dari proses penyidikan dan penagihan Rp 59 triliun pada 2017.

Hingga saat ini, realisasinya sudah mencapai Rp 28 triliun.

Meski begitu, Ken memastikan, Ditjen Pajak tidak akan sembarangan dalam mengambil langkah penegakan hukum pajak.

Semua keputusan akan diambil sesuai data akurat yang dimiliki Ditjen Pajak.

"Untuk penuhi target, kami tidak ngawur. Setelah tax amnesty pun, banyak yang nggak ikut, dan belum sampaikan (harta)," kata Ken.

(Yoga Sukmana)

Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help