TribunLampung/

Air Mata Meleleh Sambut Sukmi TKI yang Selama 22 Tahun Tidak Bisa Pulang

Sukmi binti Sardi Umar, TKI asal Maja, Lebak, Banten akhirnya kembali ke Indonesia setelah 22 tahun tertahan dan tidak dapat pulang saat bekerja di Ri

Air Mata Meleleh Sambut Sukmi TKI yang Selama 22 Tahun Tidak Bisa Pulang
(Ridwan Aji Pitoko/KOMPAS.com) Setelah 22 tahun bekerja di Arab Saudi, Sukmi akhirnya menginjakkan kaki di Tanah Air pada Sabtu (15/7/2017). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGERANG - Sukmi binti Sardi Umar, TKI asal Maja, Lebak, Banten akhirnya kembali ke Indonesia setelah 22 tahun tertahan dan tidak dapat pulang saat bekerja di Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (15/7/2017).

Sekitar pukul 15.30 WIB, Sukmi yang didampingi Sutrisno selaku protokoler pengantar TKI dari KBRI di Riyadh yang menaiki pesawat Saudi Arabian Airlines, tiba di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.

Sukmi yang datang menggunakan kerudung merah dan gamis hitam langsung dipeluk oleh sang adik, Sulaiman.

Isak tangis bahagia pun keluar dari mata Sulaiman dan Sukmi yang sudah tidak bertemu selama hampir seperempat abad.

Mereka berdua melepas rindu sambil sesekali berbincang menggunakan bahasa Sunda. Sukmi sendiri tidak bisa diwawancarai oleh Kompas.com dan awak media lainnya yang sejak siang menunggu kedatangannya.

Sehingga tidak banyak keterangan yang bisa dikorek dari Sukmi tentang kehidupannya selama 22 tahun di Arab Saudi.

"Iya, sudah di Indonesia sekarang senang," kata Sukmi singkat dalam bahasa Sunda yang kemudian diterjemahkan oleh Sulaiman.

Sukmi yang pergi ke Arab Saudi sejak 1995 diketahui tidak pernah pulang atau cuti untuk ke Indonesia.

"Sukmi adalah seorang TKI yang berangkat kerja ke Al Jouf di Riyadh, Arab Saudi. Namun, sejak kepergiannya pada 1995, Sukmi tidak pernah pulang," ucap Kepala BP3TKI Serang Gatot Hermawan, di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (15/07/2017).

Informasi tersebut datang dari pengaduan keluarga Sukmi yang berasal dari Maja, Lebak, Banten.

Keluarga telah memberikan laporan bahwa telah putus komunikasi dengan Sukmi.

Belakangan hal itu diketahui lantaran Sukmi tidak diperkenankan berkomunikasi dengan pihak keluarga di Indonesia.

"Bahkan gajinya selama bekerja tidak pernah dibayarkan. Kondisi Sukmi sendiri dalam keadaan depresi dan ada gangguan komunikasi," ucap Gatot. (Kompas.com/Ridwan Aji Pitoko)

Berita ini dimuat di Kompas.com dengan judul : Tangis Haru Sambut TKI Sukmi Setelah 22 Tahun Tertahan di Saudi

Tags
Tangerang
Editor: soni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help