TribunLampung/
Home »

Video

Berita Video Tribun Lampung

(VIDEO) Pisang Nugget Metro, Kuliner Kekinian dengan Banyak Varian Rasa

Pisang yang dibalut dengan tepung roti membuat pisang ini begitu krispi ketika digoreng.

Laporan Reporter Tribun Lampung Dennish Prasetya

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Anda sudah bosan dengan pisang goreng yang dibalut dengan tepung atau sekedar menikmatinya saat dijadikan pisang goreng biasa Pisang Nugget Metro menawarkan olahan pisang yang berbeda. Terletak di Jl Jend Ahmad Yani metro (di depan RM Sate Banyumas Ppl Damri), sebuah tenda serba pink itu tidak pernah sepi dari pengunjung.

Setiap hari, banyak pelanggan yang kehabisan tempat duduk. Beberapa pembeli pun terlihat datang silih berganti untuk mengantri. Kok bisa ramai begitu ya? Memangnya olahan pisang seperti apa yang ada di pisang nugget metro?

Pisang yang dibalut dengan tepung roti membuat pisang ini begitu krispi ketika digoreng. Ditambah dengan parutan topping dengan berbagai pilihan rasa “Ya itu seperti nugget tapi isinya pisang,” ujar Anita, owner pisang nugget Metro.

Pisang Nugget Metro dengan bayak varian rasa
Pisang Nugget Metro dengan bayak varian rasa (Tribunlampung/Dennish)

Beberapa pilihan topping dari pisang nugget Metro adalah greentea, strawberry, coklat, dan coklat keju.

Wanita yang akrab disapa Anita tersebut mengatakan dalam sehari, pisang nugget Metro dapat menjual 300 porsi pisang krispi. Pisang nugget Metro buka mulai dari jam 11 siang sampai jam 9 malam. “Biasanya sold out paling cepet jam 8 atau setengah 8 malem,” ujar Anita , sabtu (15/7)

Dengan konsep fresh, Anita menyimpan pisang krispi di dalam sebuah freezer dan menggunakan topping padat dengan berbagai varian rasa. “Karena konsepnya semua harus fresh, jadi toppingnya padat, dan butuh tenaga untuk memarut toppingnya,” tambahnya.

Pengunjung pisang nugget crispy
Pengunjung pisang nugget crispy (Tribunlampung/Dennish)

Menurut Anita, topping yang menjadi best seller sampai saat ini masih greentea, “hampir di setiap nota pesanan pasti ada greenteanya,” sambungnya

Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help