TribunLampung/

BREAKING NEWS: Lawan Petugas, DPO Curas Dihadiahi Timah Panas

Tersangka muncul dari tempat persembunyiannya setelah kabur selama lima tahun, setelah dirinya membegal korbannya bersama enam temannya.

BREAKING NEWS: Lawan Petugas, DPO Curas Dihadiahi Timah Panas
SHUTTERSTOCK / Kompas.com
Ilustrasi penembakan. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - YI (23) warga Desa Bangunsari Kecamatan Abung Surakarta Kabupaten Lampung Utara harus merasakan panasnya timah panas dari polisi, pasalnya YI yang merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus Pencurian dengan Kekerasan (Curas) lima tahun yang lalu ini melawan saat akan ditangkap oleh tim UKL Polres Lampung Utara, Minggu (16/7/17) pukul 01.00 WIB.

Kapolres Lampung Utara AKBP Esmed Eryadi, melalui Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Supriyanto Husin mengatakan, bahwa dalam penangkapan yang dilakukan pada YI anggota terpaksa memberikan tembakan terarah guna melumpuhkan tersangka, karena pada saat ditangkap mencoba melawan petugas.

Penangkapan tersebut berawal sekitar pukul 24.30 WIB tim resmob Polres Lampung Utara mendapatkan informasi yang menyebutkan, bahwa DPO pelaku curas motor atas nama YI tengah berada di Desa Sinar Galih Kecamatan Sungkai Selatan Kabupaten Lampung Utara," jelas Supriyanto, Senin (17/7)

Tersangka muncul dari tempat persembunyiannya setelah kabur selama lima tahun, setelah dirinya membegal korbannya bersama enam temannya yang sudah ditangkap di Jalan Umum Way Kenyanyan dekat PLN Ranting Abung timur Desa Penagan Ratu Kec. Abung Timur Kab. Lampung utara pada hari Rabu 4 Juli 2012 sekitar pukul 16.30 WIB.

Mendapat informasi tersebut kemudian tim resmob Polres Lampung Utara, sekitar pukul 01.00 WIB melakukan penangkapan terhadap tersangka. Namun pada saat dilakukan penangkapan tersangka akan melarikan diri dengan melakukan perlawanan , sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan tersangka dengan timah panas pada kedua kakinya," ujar Supri.

Lanjut Supri, akibat ditembus timah panas itu selanjutnya tersangka langsung terjatuh dan pasrah ketika dirinya ditangkap. Dan untuk memastikan kondisinya, kemudian tersangka di bawa Ke Rumah Sakit Umum Ryacudu Kotabumi guna mendapatkan perawatan selanjutnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat pasal 365 KUHPidana tentang Pencurian dengan kekerasan ancaman maksimal 9 tahun penjara. (ang)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help