TribunLampung/

Hakim PN Liwa Tersandung Narkoba

Hakim Firman Sudah Lama Konsumsi Sabu, Beli dari Pengedar Tele Rp 500 Ribu

Sabu dibeli seharga Rp 500 ribu. “Keterangan tersangka, dia sudah membeli sabu dua kali dari Tele,”

Hakim Firman Sudah Lama Konsumsi Sabu, Beli dari Pengedar Tele Rp 500 Ribu
Shutterstock
Ilustrasi sabu 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Wakos Gautama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Penyidik masih memeriksa Firman Afandy, hakim Pengadilan Negeri Liwa, Lampung Barat.

Firman ditangkap di rumahnya karena kedapatan memiliki sabu-sabu, alat hisap dan timbangan digital.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandar Lampung Komisaris Indra Herlianto mengatakan, Firman sudah lama mengonsumi sabu-sabu.

“Tersangka ini sudah beberapa tahun lalu menggunakan sabu,” ujar Indra, Senin (17/7/2017).

Sebelum ditangkap pada Jumat (14/7/2017) malam, Firman menggunakan sabu di kamar mandi. Usai mengisap sabu-sabu, polisi datang menggerebek rumah Firman.

Menurut Indra, Firman membeli sabu itu dari seorang pengedar bernama Tele.

Sabu dibeli seharga Rp 500 ribu.

“Keterangan tersangka, dia sudah membeli sabu dua kali dari Tele,” tuturnya. Tele kini dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO). “Sedang kami cari keberadaannya,” ucapnya.

Indra mengatakan, Firman bukanlah pengedar karena tidak ada bukti jaringannya yang tertangkap.

Halaman
12
Penulis: wakos reza gautama
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help