TribunLampung/
Home »

Video

Berita Video Tribun Lampung

(VIDEO) Detik-detik WR II Unila Tersungkur Ditarik Massa

Akibat pemblokadean ini, terjadi tarik menarik antara satpam yang mengawal Kamal dengan mahasiswa.

Laporan Wartawan Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Terjadi aksi dorong mendorong antar Mahasiswa Unila dengan satpam rektorat, Senin (17/7). Para mahasiswa ini ingin mendapatkan kepastian tentang keputusan penarikan uang kuliah tunggal (UKT) semester 9.

Para pengunjuk rasa dari aliansi gugus 9 ini pun memaksa masuk kedalam rektorat untuk menjemput petinggi rektorat demi melakukan dialog dengan para pengunjuk rasa.

Unjuk rasa semakin memanas saat dari salah satu petinggi rektorat enggan menemui mahasiwa. Dengan segala upaya para pengunjuk rasa mendorong blokade satpam. Atas peristiwa ini hampir terjadi baku hantam antar mahasiswa dan satpam.

Selanjutnya, menurut Tiyad Ariyansyah Koordinator aksi, permasalahan dipicu akibat tuntutan para mahasiswa tidak dituruti oleh pihak rektorat.

"Tuntutan kita ini sudah diagendakan dua bulan lalu tapi rektor malah menghilang, akhirnya kita lakukan aksi ke rektorat sebelumnya tapi ternyata tidak ada hasil yang memuasakan, maka kita turun aksinya sekarang, tapi tetap saja rektor tidak ada", tegas Tiyad.

Tiyad melanjutkan, sebenarnya sebelum aksi ini digelar, Rektor sudah memberi keputusan tentang UKT. Tetapi keputusan tersebut tidak sesuai.

"Gimana tidak sesuai, rektor memang memutuskan dengan memberi keringanan, tetapi tidak bagi mahasiswa semester 9 yang masih mengambil mata kuliah 6 semester, kemudian masih dibatasi hingga semester 12, itu tidak sesuai", ucap Tiyad.

Sementara itu, massa yang semakin tidak terkontrol makin mendesak masuk kedalam rektorat. Akhirnya salah satu perwakilan mau menemui dan melakukan dialog dengan mahasiswa yang turun aksi.

"Menindaklanjuti aspirasi dari mahasiswa, maka kemarin jumat kita lakukan rapat teras, dan keputusan hasilnya seperti itu", ungkap Wakil Rektor II Muhammaf Kamal.

Kamal mengungkapkan keringanan biaya untuk mahasiswa semester 8 keatas masih dalam proses.

"Ini untuk  S1 dan hanya berlaku sampai semseter 12, serta tidak berlaku untuk mahasiswa yang masih mengambil sks, kita perlu ada pembatasan, Unila tidak membuat kebijakan kontra produktif. Usulan kita terima dan memberi keringan mahasiswa. Itu kebijakan yang dikeluarkan oleh unila", lanjut Kamal

Setelah melakukan dialog, Kamal pun segera masuk rektorat. Namun para mahasiswa berusaha keras memblokade rombongan, sebab jawaban dari pihak perwakilan tidak sesuai dengan tuntutan.

Akibat pemblokadean ini, terjadi tarik menarik antara satpam yang mengawal Kamal dengan mahasiswa. Hingga akhirnya rombongan WR II Unila harus tersungkur jatuh bersama massa dari atas tangga rektorat.

Tags
Unila
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help