TribunLampung/
Home »

Video

Berita Video Tribun Lampung

(VIDEO) Nilai Total Ekspor Lampung Juni Capai 265,42 Juta Dolar AS

Angka ini mengalami penurunan US$ 35,43 juta atau turun 11,78 persen dibanding Mei 2017 yang tercatat US$ 300,85 juta.

Laporan Reporter Tribun Lampung Anna Puspita Sari

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Nilai total ekspor Provinsi Lampung Juni 2017 mencapai US$ 265,42 juta. Angka ini mengalami penurunan US$ 35,43 juta atau turun 11,78 persen dibanding Mei 2017 yang tercatat US$ 300,85 juta. Sebaliknya, bila dibanding Juni 2016 sebesar US$ 222,27 juta angkanya naik US$ 42,65 juta atau 19,14 persen.

Berdasarkan negara tujuan, ekspor terbesar Lampung adalah ke Amerika Serikat sebesar US$ 37,17 juta, India sebesar US$ 32,70 juta dan Italia sebesar US$ 23,44 juta. Sementara itu, nilai impor Provinsi Lampung pada Juni 2017 mencapai US$ 157, 14 juta. Mengalami penurunan US$ 130,64 juta atau 45,40 persen dibanding Mei 2017 sebesar US$ 287,78 juta.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung Yeane Irmaningrum menjelaskan, komoditas impor yang mengalami penurunan adalah Gula dan kembang gula sebesar 87,14 persen, Ampas/sisa industri makanan 43,09 persen, Binatang hidup 18,16 persen dan Mesin-mesin/pesawat mekanik 7,78 persen.

"Jadi kalau kita lihat banyak penurunannya untuk impor kita. Untuk kontribusinya masih tetap seperti bulan - bulan sebelumnya, paling besar adalah Migas sebanyak 52,96 persen," jelasnya saat rilis di BPS Lampung, Senin (17/7).

Neraca perdagangan Provinsi Lampung Juni 2017 masih mengalami surplus sebesar US$ 108,28 juta dengan nilai ekspor US$ 265,42 juta dan impor US$ 157,14 juta. Untuk periode Januari - Juni 2017, Lampung juga mengalami surplus sebesar US$ 550,99 juta dengan nilai ekspor US$ 1.915,44 juta dan impor US$ 1.364,46 juta.

Beralih ke angka kemiskinan, angka kemiskinan Lampung pada Maret 2017 mengalami penurunan dibandingkan September 2016 dari 13,86 persen menjadi 13,69 persen. Penduduk miskin terkonsentrasi di perdesaan dengan tingkat kemiskinan 15,08 persen (903,41 ribu jiwa). Cukup jauh terpaut dengan tingkat kemiskinan di perkotaan sebesar 10,03 persen atau 228,32 ribu jiwa.

Pada Maret 2017, Garis Kemiskinan Lampung sebesar Rp 384.882 per kapita per bulan atau naik 4,42 persen dibanding September 2016. Meskipun begitu, Tingkat Kemiskinan di Lampung turun sebesar 0,17 persen. "Hal ini mengindikasikan bahwa tingkat pendapatan penduduk miskin mengalami kenaikan dengan laju yang lebih cepat dibandingkan Garis Kemiskinan," imbuh Yeane. (ana)

Penulis: Ana Puspita Sari
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help