TribunLampung/

Munas ABP PTSI di Bali Terbelah

Pelaksanaan munas IV ABPPTSI sudah tidak sesuai dengan kaidah-kaidah organisasi sebagaimana yang diatur dalam AD/ART.

Munas ABP PTSI di Bali Terbelah
Ist
Wapres M Jusuf Kalla memberikan sambutan. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Bayu Saputra

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -  Musyawarah Nasional (Munas) IV Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABP-PTSI) di Puri Sharon Bali, sejak 16-18 Juli terbelah.

Semula memang kegiatan dihadiri oleh keynote speech oleh Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla. Pengarahan dan penjelasan diberikan oleh orang nomor dua di negeri ini terkait kebijakan Dikti.

Adapun inti dari munas kali ini adalah memilih Ketua Umum periode 2017 hingga 2021. Pada prosesnya sidang ini diwarnai dengan Walk Out (WO) oleh sebagian peserta yang menyebabkan Munas terbelah.

Menirukan ucapan yang dikemukakan oleh Prof Edie Toet Hendratno, sebagai guru besar di bidang hukum terdapat beberapa alasan yang mendasari wo.

Diantaranya, pelaksanaan munas IV ABPPTSI sudah tidak sesuai dengan kaidah-kaidah organisasi sebagaimana yang diatur dalam AD/ART.

Oleh karenanya secara substansial Munas ini tidak memenuhi azas legalitas, masalah keanggotaan dan kepesertaan munas yang jelas melanggar AD/ART.

Walaupun akhirnya peserta sepakat untuk melanjutkan munas secara musyawarah untuk mufakat.

Sebagai informasi Munas hanya dihadiri sekitar 349 peserta dan banyak yayasan yang tidak mendapatkan informasi adanya Munas ini.

Penerimaan ini tidak dihargai oleh pihak-pihak yang jelas tidak mengedepankan rasionalitas, sebagai organisasi para Intelektual akademisi.

Halaman
12
Tags
Munas
Penulis: Bayu Saputra
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help