TribunLampung/

Bertambah Drastis, Kini Ada 252 Restoran Muslim di Korea Selatan

Restoran bersertifikasi halal resmi adalah restoran yang disertifikasi oleh lembaga sertifikasi eksternal, dan hanya menjual menu halal.

Bertambah Drastis, Kini Ada 252 Restoran Muslim di Korea Selatan
Kompas.com/Silvita Agmasari
Hidangan khas Korea Halal di restoran Makan, Seoul, Korea Selatan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Korea Tourism Organization (KTO) menambah jumlah restoran ramah muslim sebanyak 117 restoran.

Kini, ada 252 restoran ramah muslim di Korea Selatan.

"Sistem pengklasifikasian restoran ramah muslim merupakan proyek yang tengah digalakkan oleh KTO, agar wisatawan muslim di Korea dapat menikmati makanan tanpa rasa khawatir," sebut siaran pers KTO yang diterima KompasTravel.

Klasifikasi tersebut terbagi menjadi empat, yaitu bersertifikasi halal resmi (halal certified), sertifikasi halal sendiri (self-certified), ramah muslim (muslim friendly), dan bebas babi (pork free).

Restoran bersertifikasi halal resmi adalah restoran yang disertifikasi oleh lembaga sertifikasi eksternal, dan hanya menjual menu halal.

Restoran bersertifikasi halal adalah restoran yang pemiliknya menyatakan kehalalan menu yang dijual oleh restorannya.

Ramah Muslim adalah restoran yang menjual sebagian menu halal.

Sedangkan, restoran bebas babi adalah restoran yang tidak menggunakan babi dalam bahan makanannya.

Sebanyak 75 persen dari 117 restoran yang akan dikembangkan adalah restoran yang berada di daerah-daerah.

Sampai saat ini, restoran yang sudah berpartisipasi adalah 71 restoran biasa, dan 1 restoran yang merupakan restoran waralaba.

Menurut KTO, pada bulan September–Oktober mendatang, KTO akan menyelenggarakan ‘Halal Restaurant Week’ selama dua bulan.

Rencananya, mereka akan mengundang beberapa koki muslim terkenal, untuk membantu mempromosikan restoran-restoran ramah muslim di Korea.

(Wahyu Adityo Prodjo)

Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help