TribunLampung/

Pelarian Supriadi Sang Pembunuh Tukang Ojek Berakhir di Penjara

Buron sekitar enam tahun, Supriadi (26) warga SP3 C, Desa Setia Negara, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan

Pelarian Supriadi Sang Pembunuh Tukang Ojek Berakhir di Penjara

Laporan Reporter Tribun Lampung R Didik Budiawan

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Buron sekitar enam tahun, Supriadi (26) warga SP3 C, Desa Setia Negara, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan akhirnya tertangkap. Penangkapan itu mengakhiri pelarian pelaku pembunuhan tersebut.

Supriadi merupakan pelaku pencurian yang disertai kekerasan (begal) yang menyebabkan Mujidin (45),  tukang ojek, warga Pekon Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu meninggal dunia.

Kepala Polsek Gadingrejo AKP Sarwani mengatakan selama melarikan diri pelaku sudah sempat pergi ke berbagai tempat. Bahkan pelaku tercatat pernah melakukan kejahatan serupa di wilayah Jambi.

Tidak hanya itu, Supriadi juga pernah sembunyi dan bekerja di perkebunan tebu. Bahkan kata dia, pelaku sudah berpikir perkara kejahatan di wilayah hukum Polsek Gadingrejo dianggap kedaluwarsa bai polisi.

Akan tetapi, apa yang menjadi perkiraan Supriadi ini meleset. Sarwani mengatakan, pihaknya memperoleh informasi terkait keberadaan pria yang telah membegal dan menghilangkan nyawa Mujidin tersebut.

"Lantas kami menjemputnya di Waykanan," kata Sarwani mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, Minggu (30/7).

Petugas Polsek Gadingrejo berhasil menangkap Supriadi pada Sabtu (29/7). Penangkapan Supriadi berdasar laporan polisi nomor : Lp/B.51/III/2011//LPG/RES TGMS/SEK.GADING tanggal 11 Maret 2011.

Sarwani meceritakan Supriadi melakukan kejahatan pada 11 Maret 2011 pukul 10.00 WIB tidak sendirian. Dia beraksi  bersama pelaku Marjuki yang sudah ditangkap terlebih dahulu. Marjuki juga sudah divonis di pengadilan.

Kini Supriadi harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan mendekam di sel tahanan Mapolsek Gadingrejo. Dia pun terancam dengan pasal 365 KUHPidana dan pasal 338 KUHPidana dengan ancaman maksimal 15 tahun.

Tags
Gadingrejo
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help