TribunLampung/
Home »

News

» Jakarta

Pemilu 2019

PKB Cuma Akan Dorong Cak Imin Jadi Calon Wakil Presiden pada Pemilu 2019

"Kami akan terus memperjuangkan Cak Imin menjadi calon wakil presiden," ujar Maman di Jakarta, Minggu (30/7/2017).

PKB Cuma Akan Dorong Cak Imin Jadi Calon Wakil Presiden pada Pemilu 2019
KOMPAS.com/ESTU SURYOWATI
Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar di Jakarta, Rabu (26/7/2017). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendorong Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin, sebagai calon wakil presiden dalam Pemilihan Umum 2019.

Anggota Fraksi PKB DPR, Maman Imanulhaq mengatakan, partainya sudah bulat atas rencana tersebut.

"Kami akan terus memperjuangkan Cak Imin menjadi calon wakil presiden," ujar Maman di Jakarta, Minggu (30/7/2017).

Maman mengatakan, prestasi Muhaimin patut dipertimbangkan untuk ikut ke dalam bursa cawapres.

Muhaimin pernah menjadi Wakil Ketua DPR RI selama dua periode, kemudian pernah menjadi Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi periode 2009-2014.

Selain itu, kata Maman, di tangan Muhaimin, PKB minim konflik dibandingkan partai besar lainnya.

"Dia mengonsolidasi partai secara sistematis. Sekarang tanpa konflik, dibandingkan Golkar dan PPP yang ada konflik," kata Maman.

Selain itu, menurut Maman, pola komunikasi yang dibangun soal program pemerintah sangat baik, hingga ke jajaran akar rumput.

Namun hingga kini, PKB belum juga menentukan arah dukungan maupun koalisi dalam Pemilu 2019.

"Ini waktu masih dua tahun. PDIP masih belum, yang lain juga belum. PKB melakukan kalkulasi politik secara sistematis," kata Maman.

Muhaimin akan jadi satu-satunya calon wapres yang akan diusung PKB.

Sementara, tokoh PKB lainnya akan diarahkan maju ke pilkada sejumlah daerah, antara lain Marwan Jafar sebagai calon Gubernur Jawa Tengah dan Maman sebagai calon Wakil Gubernur Jawa Barat.

Pada Pilpres 2014, Muhaimin sempat digadang-gadang akan mendampingi Joko Widodo.

Pada akhirnya, Jokowi dipasangkan dengan Jusuf Kalla dan terpilih menjadi presiden.

(Ambaranie Nadia Kemala Movanita)

Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help