TribunLampung/

Headline News Hari Ini

Harga Garam Naik Lagi 100 Persen

Tak hanya itu, stok garam di pedagang pun terhitung menipis sejak satu bulan terakhir.

Harga Garam Naik Lagi 100 Persen
Tribunlampung/Andre
Garam 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR JAYA - Naiknya harga garam di Lampung Tengah dirasakan oleh pedagang dan masyarakat. Saat ini kenaikan harga komoditi itu masih melambung hingga 100 persen. Tak hanya itu, stok garam di pedagang pun terhitung menipis sejak satu bulan terakhir.

Saat ini, garam masak halus dipasarkan Rp 4.000 dari harga semula hanya Rp 2.000 per bungkus ukuran sedang. Bahkan, pasokan yang biasanya 10 kilogram dalam satu hari, tak pernah lagi didapat pedagang. Mereka menjelaskan, produsen mengantar kepada mereka hanya satu pekan sekali dengan berat hanya kisaran lima kilogram saja.

"Masih naik 100 persen, garam halus sekarang Rp 4.000 sebelumnya Rp 2.000. Kalau yang kasar Rp 3.000 sebelumnya Rp 1.500 per bungkus. Ini saja kita menghabiskan stok lama (dua pekan lalu) karena pasokan yang baru belum datang," kata Suhartini, pedagang garam eceran di Bandarjaya, Selasa (1/8).

Dampak dari kenaikan dan kelangkaan garam juga terjadi untuk komoditi lainnya yang menggunakan garam, yakni ikan asin. Sama dengan bahan berasa asin itu, di Pasar Bandaraya, hampir semua jenis ikan asin naik 100 persen.

Fernando, salah seorang pedagang ikan asin di Bandarjaya menjelaskan, lonjakan tertinggi untuk jenis teri medan asin semula Rp 80 ribu saat ini menjadi Rp 120 ribu. Omzet pun lanjutnya mengalami penurunan hingga 30 persen bersamaan dengan meroketnya harga garam satu bulan terakhir.

"Kalau ikan asin mulai sehabis lebaran naik semuanya, kayaknya karena faktor harga garam yang telah naik. Saat ini kenaikan untuk semua jenis ikan asin naik dua kali lipat. Selain itu kita juga tidak pernah lagi mendapatkan pasokan ikan asin secara rutin. Kita memasoknya langsung dari sejumlah daerah di Jawa Barat dan Jawa Tengah," terang Fernando.

Apa yang seharusnya dilakukan pemerintah untuk mengatasi kelangkaan garam?

Baca selengkapnya di Tribun Lampung cetak edisi Rabu, 2 Agustus 2017.

Tags
Garam
Penulis: syamsiralam
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help