TribunLampung/

Divonis Bersalah, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Dosen Unila Rudi Antoni

Ardian Angga, kuasa hukum Rudi Antoni, mengatakan, pihaknya masih pikir-pikir atas putusan majelis hakim yang menghukum kliennya

Divonis Bersalah, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Dosen Unila Rudi Antoni

 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Wakos Gautama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Ardian Angga, kuasa hukum Rudi Antoni, mengatakan, pihaknya masih pikir-pikir atas putusan majelis hakim yang menghukum kliennya dengan pidana penjara selama dua tahun dan enam bulan.

Menurut dia, pihaknya baru akan mengambil langkah hukum setelah menerima salinan putusan. “Saya konsultasi lagi dengan klien setelah menerima salinan putusan apakah nanti mau banding atau terima,” kata Ardian.

Menanggapi putusan majelis hakim, Ardian mengutarakan, ada yang tidak sesuai dengan fakta persidangan. Ardian mengatakan, semua unsure dalam pasal yang didakwa penuntut umum tidak ada yang terbukti.

Dosen Fakultas Hukum Universitas Lampung Rudi Antoni dinyatakan bersalah dalam perkara perzinaan dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Ada tiga pasal yang dinilai majelis hakim terbukti dilanggar komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulangbawang ini.

Tiga pasal itu adalah pasal 284 ayat (1) KUHP tentang perzinaan. Lalu pasal 49 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT. Terakhir pasal 44 ayat (4) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT.

Hakim ketua Noerista Suryawati menilai semua unsur dalam tiga pasal itu terbukti. “Menjatuhkan hukuman pidana penjara selama dua tahun dan enam bulan,” ujar Noerista di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis (3/8/2017).

Tags
Unila
Penulis: wakos reza gautama
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help