TribunLampung/

Usai Divonis Kasus Zina, Dosen Fakultas Hukum Unila Ini Acungkan Jempol

Bahkan saat anaknya sakit dan dirawat di rumah sakit, Rudi tidak pernah mengunjungi anaknya...

Usai Divonis Kasus Zina, Dosen Fakultas Hukum Unila Ini Acungkan Jempol
dosen rudi antoni 

BANDAR LAMPUNG, TRIBUN - Oknum Dosen Fakultas Hukum Universitas Lampung Rudi Antoni dinyatakan bersalah dalam perkara perzinaan dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Ada tiga pasal yang dinilai majelis hakim terbukti dilanggar komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulangbawang ini.

Tiga pasal itu adalah Pasal 284 ayat (1) KUHP tentang perzinaan. Lalu Pasal 49 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT.

Terakhir Pasal 44 ayat (4) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT.

Hakim ketua Noerista Suryawati menilai semua unsur dalam tiga pasal itu terbukti.

"Menjatuhkan hukuman pidana penjara selama dua tahun dan enam bulan," ujar Noerista di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis (3/8).

Hal yang memberatkan, menurut Noerista, Rudi sebagai dosen dan komisioner KPU tidak memberi contoh yang baik.

Hal yang meringankan, lanjut dia, Rudi menyesali perbuatannya dan belum pernah dihukum.

Hukuman ini lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum yang menuntut dengan pidana penjara selama tiga tahun.

Rudi menyatakan pikir-pikir atas putusan tersebut. Saat diminta tanggapannya, Rudi hanya melempar senyum dan mengacungkan jempol ke para pewarta.

Halaman
12
Tags
Unila
Penulis: wakos reza gautama
Editor: Heribertus Sulis
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help