TribunLampung/
Home »

Video

Berita Video Tribun Lampung

(VIDEO) Aksi Komplotan Pencuri Gasak Ratusan Ponsel Terekam CCTV

Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Aksi para kawanan pencuri, sempat terekam oleh camera cctv.

Laporan Reporter Tribun Lampung Muhamamad Heriza

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID BANDAR LAMPUNG – Aksi pencurian kembali terjadi di wilayah Kota Bandar Lampung. Kali ini empat orang kawanan terduga komplotan pencuri menyatroni sebuah gerai penjualan ponsel, yang terletak di Jalan Z.A Pagar Alam, Kedaton, Jumat, (4/08).

Alhasil, komplotan pencuri tersebut berhasil menguras dan membawa kabur ratusan ponsel berbagai Jenis merek. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Aksi para kawanan pencuri, sempat terekam oleh camera cctv.

Dalam rekaman cctv, para pelaku yang diduga berjumlah 4 orang ini datang menggunakan sebuah mobil minibus xenia. Para pelaku datang sekitar pukul 05.00 Wib,  dan berhasil menggasak ratusan handphone berbagai merk dalam kurun waktu 15 menit

Para pelaku yang datang menggunakan mobil menghalangi pintu masuk toko dengan menutupinya menggunakan mobil, agar aksinya tidak diketahui. Kemudian, para pelaku juga terlihat menggunakan topi dan masker masuk ke dalam gerai handphone.

Untuk masuk ke dalam gerai,  mereka merusak gembok dan kunci pintu rolling door.  Masing-masing dari mereka pun sudah berbagi peran.  Tiga orang pelaku masuk ke dalam toko ponsel, sedangkan seorang lagi memantau situasi di luar dari dalam mobil.

Setelah berhasil merusak gembok dan pintu, kemudian para pencuri itu masuk kedalam dengan membawa karung dan mereka dengan leluasa membongkar dan memasukkan ratusan ponsel, sperti merk Samsung, advance, xiaomi, oppo,  ke dalam karung yang telah dibawa mereka,

Selain itu, para pencuri tidak hanya handphone membawaw ponsel saja. Namun, mereka juga membawa beberapa laptop operator yang berada di dalam toko.

“Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai 500 juta Rupiah, pasalnya seluruh ponsel yang didalam toko di kuras habis oleh pencuri,” ujar Mareta salah satu karyawan gerai ponsel

Tags
Kedaton
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help