TribunLampung/
Home »

Video

Berita Video Tribun Lampung

(VIDEO) Dokter RSCM Abal-abal Ini Keliaran Tipu Warga Pringsewu

Aparat Kepolisian Sektor Pringsewu mengamankan seorang dokter gadungan yang berkeliaran di sejumlah wilayah Kecamatan Pringsewu.

Laporan Reporter Tribun Lampung R Didik Budiawan

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Aparat Kepolisian Sektor Pringsewu mengamankan seorang dokter gadungan yang berkeliaran di sejumlah wilayah Kecamatan Pringsewu. Dokter gadungan ini pun melakukan penipuan uang kepada sejumlah orang.

Kapolsek Pringsewu Komisaris Andik P Sigit mengatakan, dokter abal-abal yang ditangkap bernama Lilis Suryani (43), dengan alamat sesuai KTP, Desa Talang Padang, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus.

Pelaku yang mengaku sebagai dokter penilik atau peninjau rumah sakit ini menipu korban dengan berpura-pura meminjam uang. Pertama kali pelaku Lilis berkenalan dengan Joni Winarto (22). Kemudian pada 30 Juli 2017 pelaku meminjam uang kepada Joni.

"(Kepada seorang korban) mengaku sebagai seorang dokter di RSCM (Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo) Jakarta, meminjam uang kepada korban Rp 3 juta untuk mengambil mobilnya di bengkel," kata Kapolsek mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, Rabu (9/8).

Tetapi, lanjut Andik, setelah diselidiki ternyata pelaku bukan seorang dokter dan tidak mempunyai mobil di bengkel. Sementara uang tersebut digunakan untuk membeli barang-barang kepentingan pribadi seperti baju.

Tidak hanya Joni, tambah Andik, pelaku juga menyasar korban lainnya, Supriyadi (38) warga Pekon Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo pada 27 Juli 2017. Modusnya pelaku akan mencarikan Supriyadi tempat untuk berdagang di RSUD Pringsewu.

Lilis sempat meminta kepada korban mencarikan tanah untuk Rumah Sakit Wismarini dan menjanjikan korban mendapatkan pinjaman koperasi senilai Rp 10 juta. Pelaku memberikan syarat, korban menyerahkan uang Rp 2 juta.

"Korban baru menyerahkan Rp 1 juta kepada pelaku. Akan tetapi pelaku tidak bisa mencarikan pinjaman koperasi dan uang milik korban digunakan untuk kepentingan pribadi," ujarnya.

Atas kejadian tersebut para korban melapor ke Polsek Pringsewu dengan laporan masing-masing, LP/B.202/VIII/2017/POLDA LPG/RES TGMS/SEK SEWU/ tertanggal 8 Agustus 2017 dan LP /B.203/VIII/2017/POLDA LPG/RES TGMS/SEK SEWU/ tertanggal 8 Agustus 2017.

Lilis kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia pun harus merasakan pengabnya sel tahanan polisi. Menurut Andik, Lilis akan dititipkan di Mapolres Tanggamus yang terdapat tahanan khusus perempuan.

Polisi menjerat Lilis dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan atau Pasal 372 KUHP tentang penggelapan. "Diancam dengan penjara selama-lamanya empat tahun," katanya.(dik)

Tags
Pringsewu
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help