TribunLampung/
Home »

Video

Berita Video Tribun Lampung

(VIDEO) Menyeruput Kopi Robusta Ulu Belu Honey Process di Dr Coffee

Aroma yang dikeluarkan saat dihirup lebih ke aroma chocolate dan saat diseruput terasa sedikit pahit

Laporan Reporter Tribun Lampung Eka Ahmad Solichin

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Bagi pecinta kopi robusta di Bandar Lampung bisa mencicipi salah satu kopi racikan kedai Dr. Coffee yang berlokasi di Jl. Pagar Alam (Gang PU), No. 44, Kedaton, Bandar Lampung, yang dikenal Robusta Ulu Belu Honey Process.

Kenapa disebut Honey Process? Sebab proses pasca panen kopi sedikit berbeda dilakukan petani dari Dr Coffee. Kebanyakan petani biasanya langsung jemur, namun proses ini petik merah.

"Intinya proses ini membuat kopi terjaga keasliannya. Sebab dalam proses ini penjemuran tidak langsung di atas tanah mengingat sifatnya hidroskopis (menyerap aroma) di sekelilingnya. Karena kalau langsung di atas tanah pasti kopi akan ada bau tanahnya," tutur Direktur Utama Dr. Coffee, M. Alghazali Qurtubi, S.P., Selasa (8/8/2017).

Teknik penyeduhan pada kopi jenis ini biasanya menggunakan metode Chmex. Metode penyeduhan ini pada prinsipnya hampir sama seperti penyeduhan V60.

Namun letak pembedanya kalau pada V60 tempat penampungan kopi (server) waktu diseduh terpisah dengan alat filter kopinya. Sementara kalau teknik penyeduhan Chmex server kopi langsung menyatu dengan peletakan filter kopinya.

Proses pengerjaanya tidak memakan waktu lama hanya sekitar tiga menit saja sudah selesai. Awalnya, mulai kopi dimasukan ke filter dengan gilingan kopi ukuran medium coarse dengan grender size 5.

Pakai medium coarse bertujuan untuk mendapatkan aroma kopi, sweatnes, acidity. Karena semakin halus kopi maka semakin tinggi ketebalan kopinya.

"Makanya kita buat agak kasar supaya aroma antara sweatnes dan acidity keluar bersamaan. Biasanya ratio air kopi 1:14, jadi kalau kopi 15 gram airnya 220 mililiter agar keluar rasa balanced ada manis, sitrusnya, dan nut-nya," paparnya.

Proses penuangan air panas ke kopi (coffee blomming) pun dilakukan secara bertahap (tiga tahap) agar didapat beberapa manfaat di antaranya supaya karbon diaksida dari kopi keluar terlebih dahulu dan saat minum tidak ada rasa tertinggal.

Hasil dari penyeduhan tersebut tampilan kopi robusta yang satu ini tidak berwarna hitam seperti pada umumnya malah terlihat berwarna kuning pekat seperti warna teh.

Aroma yang dikeluarkan saat dihirup lebih ke aroma chocolate dan saat diseruput terasa sedikit pahit namun benar tidak ada rasa tertinggal saat melewati tenggorokan.

Harga kopi Robusta Ulu Belu Honey Process dengan metode penyeduhan Chmex ini dibanderol hanya Rp 16 ribu percupnya. (eka)

Tags
Dr Coffee
Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help