TribunLampung/

Oknum Guru Ngaji Cabuli Santri

BREAKING NEWS: Diduga Cabuli Lima Santrinya, Oknum Guru Ngaji Nyaris Diamuk Massa

“Beruntung dibantu pamong desa setempat, boiran berhasil diamankan dan langsung digelandang ke Mapolsek,”

BREAKING NEWS: Diduga Cabuli Lima Santrinya, Oknum Guru Ngaji Nyaris Diamuk Massa
kompas.com
ilustrasi pencabulan anak 

 Laporan Reporter Tribun Lampung Muhammad Heriza

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMSEL -  Petugas Polsek Tanjungan mengamankan Boiran (26), seorang guru Taman Pendidikan Alquran (TPA) di Desa Tanjung Ratu, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan (Lamsel), Jumat (11/08), dini hari, sekitar pukul 01.00 Wib. 

Boiran diamankan polisi, diduga sebagai pelaku pencabulan. Korban tiada lain para santri, peserta muridnya belajar ngaji. Pelaku adalah seorang warga setempat dan berdomisili satu desa dengan para korban.

Kapolsek Tanjungan Ajun Komisaris Hendy Prabowo melalui Kanitreskrim Ipda Yopi Haryadi mengatakan, pelaku nyaris mendapat amukan dari  warga setempat, karena tidak terima anak mereka harus jadi korban pelampiasan nafsu bejat oleh pelaku.

Boiran
Boiran (Tribunlampung/Heriza)

 “Beruntung dibantu pamong desa setempat, boiran berhasil diamankan dan langsung digelandang ke Mapolsek,” ujar Yopu, Sabtu (12/08)

Menurut Yopi, total santri yang sudah jadi korban pelampiasan pelaku berjumlah lima orang. Mereka adalah anak perempuan dengan rata-rata masih dibawah umur.

Mereka adalah, DW (11), AN (10), AG (5), IN (7), AN (12).

Dalam kasus ini,  lanjut Yopi, Boiran telah ditetapkan penyidik menjadi tersangka. Penyidik menilai sudah dua alat bukti sudah terpenuhi dan pelakupun sudah mengakui perbuatannya. tuturnya

Akibat perbuatnya, tersangka dijerat polisi dengan pasal 81 Undang-Undang No.35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman pidana hukuman 15 tahun penjara.

Tags
Tanjungan
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help