TribunLampung/

Meyrike Selalu Prioritaskan Badut yang Bersih dan Wangi

Banyak orang yang kesulitan mencari penyewaan badut. Lalu ia pun memutuskan untuk mendirikan Tama Entertaint yang menyewakan badut ulang tahun.

Meyrike Selalu Prioritaskan Badut yang Bersih dan Wangi
Meyrike Iskandar 

Laporan Reporter Tribun Lampung Jelita Kinanti

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,  BANDAR LAMPUNG - Bulan Mei 2007 Meyrike Iskandar melihat di Lampung masih jarang ada penyewaan badut ulang tahun. Banyak orang yang kesulitan mencari penyewaan badut. Lalu ia pun memutuskan untuk mendirikan Tama Entertaint yang menyewakan badut ulang tahun. 

Untuk mempromosikan usahanya, Meyrike membuat iklan di surat kabar dan iklan online. Menurutnya cara tersebut akan cukup ampuh. Apalagi banyak orang yang membaca surat kabar. Selain itu iklan online juga cukup populer. Banyak orang yang melihat iklan  online untuk mencari apa yang mereka butuhkan.

Perkiraan Meyrike benar. Melalui iklan tersebut usahanya dikenal orang. Mereka mulai ada yang menyewa badut ulang tahunnya meskipun jumlahnya tidak banyak. Tapi Meyrike tidak mempermasalahkannya. Sebab ia tahu kalau tidak ada orang yang akan langsung sukses begitu memulai usaha. Sambil terus menjalankan usahanya, promosi tetap ia jalankan. 

Akhirnya lama kelamaan badutnya pun makin dikenal orang. Jumlah klien yang menyewa juga semakin bertambah. Apalagi badut yang ia sewakan adalah badut yang bersih dan wangi. Itu karena ia memilih anak buah yang tidak bau badan untuk mengenakan kostum badutnya. Ditambah lagi kostum badutnya selalu rajin ia cuci. Misalkan baru sehari dipakai langsung bau karena cuaca panas, maka ia langsung mencucinya.

Dikarenakan klien mulai banyak, ia pun bukan hanya menyewakan badut untuk ulang tahun, melainkan juga badut untuk berbagai acara perusahaan. Saat menyewakan badut ini, ia tidak terlalu kesulitan untuk promosi karena sudah banyak orang yang mengenalnya usahanya. Penyewaan badut perusahaan ini juga laris. 

Lalu di tahun 2009 ia memutuskan untuk merubah nama usahanya menjadi Tama Production. Sebab, ketika itu banyak klien yang meminta padanya untuk bukan hanya menyewakan badut saja tetapi juga membuat dekorasi. Menurutnya kalau ia juga membuat dekorasi, nama Tama Entertaint kurang tepat. Sehingga ia harus merubahnya.

Di Tama Production, ia menyewakan badut dan menerima dekorasi semua acara. Ia tidak pernah menolak klien selama permintaan klien masih ia bisa kerjakan. Untuk pengerjaannya ia tidak menyerahkan sepenuhnya ke anak buah. Tetapi ia sendiri juga turun tangan. Meskipun tempatnya diluar Bandar Lampung ia tetap ikut.

"Saya merasa lebih puas kalau saya bisa turun tangan langsung. Saya bisa mendengarkan apa permintaan klien dan apa yang mereka butuhkan. Selain itu saya juga bisa mengarahkan anak buah apa yang harus mereka kerjakan. Kalau sudah jadi dan hasilnya sesuai keinginan klien, itu rasanya luar biasa untuk saya," kata dia.

Kemudian di tahun 2014 Tama production mulai memberikan jasa lain. Seperti akikah. Tujuannya karena ia ingin memberikan pelayanan lebih banyak kepada kliennya. Mengenai tarifnya, Meyrike tidak memberikan tarif paket. Tarifnya bisa disesuaikan dengan buget klien. Tetapi ada minimalnya yaitu Rp 500 ribu.

Selama menjalani Tama Production ia tidak memungkiri usahanya itu tidak selalu berjalan mulus. Ia kerap mengalami halangan seperti penurunan penjualan. Penyebabnya ada banyak seperti promosi yang kurang. Tapi meskipun begitu ia berhasil melewatinya. Kini kliennya sudah hingga keluar Bandar Lampung seperti Metro, Unit Dua, Menggala dan lain lain. Ia pun memiliki Toko Tama Production di Perumahan Kampoeng Eldorado yang menjual segala pernak pernik.
 

Tags
badut
Penulis: Jelita Dini Kinanti
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help