TribunLampung/

Fanisa Rutin Makan Rebusan sejak Geluti Silat

Berada di dalam Pondok Pesantren tak menghalangi seorang siswa atau siswi untuk mengembangkan kemampuannya.

Fanisa Rutin Makan Rebusan sejak Geluti Silat

Laporan Reporter Tribun Lampung Dewi Anita

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Berada di dalam pondok pesantren tak menghalangi seorang siswa atau siswi untuk mengembangkan kemampuan.

Ini yang dilakukan Fanisa Kurnia Putri, siswi di Madrasah Aliah Dinniah Putri yang juga santriwati dari ponpes tersebut. Sejauh ini Fanisa mampu menorehkan namanya lewat berbagai even dari kejurnas hingga tingkat internasional pernah diikutinya.

Siswi kelas 3 tersebut rutin latihan tiga hari dalam seminggu. "Ada beberapa hal yang harus dijalani. Seperti pelatihan hingga makanan yang tidak asal saja," kata Fanisa.

Semenjak menggeluti pencak silat dirinya rutin banyak makan sayur dan makanan yang direbus. "Misalnya telur harus rebus dan gak boleh makan pedas, gorengan, penyedap rasa yang berlebihan juga tidak boleh. Itu berpengaruh juga dengan fisik saya nanti," ucapnya.

Tags
Tribun
Penulis: Dewi Anita
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help