Tabrakan Beruntun Truk, Begini Dampak Yang Ditimbulkan

Pengemudi truk sempat melarikan diri setelah kecelakaan beruntun. Semua kendaraan tersapu

Tabrakan Beruntun Truk, Begini Dampak Yang Ditimbulkan
Surya.co.id
Lokasi lakalantas truk crane 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID  MALANG - Pengemudi truk crane, Iwan Prasetyo (28) sempat melarikan diri setelah truk yang ia kemudikan rem blong.

Warga Jl. Gadang VI 12 B, RT 07/RW 06 Kota Malang itu melarikan diri ke Wendit, Pakis menggunakan angkot.

"Dia menuju garasi di Pakis, Wendit," kata Kasat Lantas Polres Malang Kasatlantas Polres Malang, AKP M Probandono Bobby, Sabtu (26/8/2017).

Dilanjutkan Bobby, Iwan melarikan diri karena di TKP banyak warga. Diduga ia mengamankan diri dari kekhawatiran amuk masa.

"Tadi malam pengemudi crane menyerahkan diri, pada saat di TKP, yang bersangkutan takut karena banyak massa sehingga pergi ke garasi," ungkap Bobby.

Namun sekitar pukul 22.00, ia menyerahkan diri ke Unit Laka Polres Malang.

Dalam keterangan disampaikan ke Surya, Iwan saat ini sudah diamankan oleh polisi.

"Proses pemeriksaan masih berlanjut dan menetapkan sopir sebagai tersangka. Saat ini sopir sudah diamankan," kata Bobby.

Iwan tidak sendirian. Ada seorang rekannya lagi. Namun seorang rekannya itu saat ini berstatus sebagai saksi.

Seperti diberitakan sebelumnya, truk crane tronton yang dikemudikan oleh Iwan melaju dari arah barat menuju timur.

Kronologis yang disampaikan Bobby terkait kecalakaan beruntun yang terjadi di Jl Kertanegara, Karangploso pada Jumat (25/8/2017) pukul 16.30 wib itu, diduga pedal gas mengalami lengket sehingga sopirtidak mampu menguasai kendaraan. Pada saat yang bersamaan, tidak bisa direm.

Searah di depan truk, melaju mikrolet yang dikemudikan oleh Suprapto.

Karena jarak yang sudah dekat, Iwan tidak dapat menguasai laju kendaraannya sehingga menabrak angkot di depannya.

Setelah menabrak angkot, truk lalu menabrak Isuzu Panther yang dikemudikan oleh Supai yang melaju dari arah berlawanan. Kemudian menabrak 10 sepeda motor yang melintas di lokasi.

Akibat peristiwa itu, dua orang meninggal dunia di lokasi. 

Dua orang meninggal saat dilakukan tindakan medis di RS Prasetya Husada Karangploso, satu orang mengalami luka berat dan 11 orang mengalami Luka ringan.

Editor: Safruddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help