TribunLampung/

ADVERTORIAL

Ini Alasan Bos JNE Express Mempercayai Kendaraan Komersial Tata Motors

Kami sebenarnya sudah menggunakan kendaraan komersial Tata Motors. Awalnya, kami membeli pickup Tata Super Ace dan Tata EX2

Ini Alasan Bos JNE Express Mempercayai Kendaraan Komersial Tata Motors
ist
Tata Motors 

Sebagai seorang pebisnis sektor jasa pengiriman barang dan logistik, Mohamad Feriadi, sangat memperhatikan detail biaya operasi armada angkutannya sehingga roda bisnis perusahaan yang dijalankannya terus menggelinding. Soal armada angkutan pengiriman ini, Presiden Direktur JNE Express itu mempercayai kendaraan Tata Motors.

“Kami sebenarnya sudah menggunakan kendaraan komersial Tata Motors. Awalnya, kami membeli pickup Tata Super Ace dan Tata EX2. Bulan lalu, kami kembali membeli kendaraan Tata lagi. Kali ini dua unit Tata Ultra,” tuturnya saat ditemui di booth Tata Motors di arena Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017, kemarin.

Soal pilihan ke kendaraan asal India itu, pria 48 tahun ini menyebut bukan sebuah kebetulan. JNE meang kerap beralih dari satu merek ke merek lain untuk mencari kendaraan yang pas.

Satu kriteria yang dipatok dalam pemilihan ini adalah, kapasitas besar, kuat, irit bahan bakar alias rendah biaya operasionalnya, plus ongkos peawatannya tak merongrong kantong.

“Apa yang ditawarkan oleh Tata Motors ternyata sama baiknya (dengan mereka lain). Baik dari sisi dealer, suku cadang, mekanik. Nah, mengapa tidak kita coba,” ujarnya saat menceritakan perkenalannya dengan kendaraan Tata Motors.

Terlebih, di saat yang sama, perusahaan penyewaan armada truk yang bekerjasama dengan JNE juga menggunakan kendaraan buatan Tata Motors. Saat ditanya alasan mengapa menggunakan kendaraan merek ini, jawabannya ternyata serupa yakni demi efisiensi.

Kepercayaan Feri terhadap kendaraan Tata Motors pun kian kuat. Juli lalu, dua unit truk medium Tata Ultra yang memang dirancang sebagai angkutan logistik dan distribusi dia boyong untuk menggenapi armada Tata Motors yang telah digunakannya. Kini, tak kurang dari 20 kendaraan Tata Motors telah digunakan JNE.

“Kami sangat menekankan penggunaan kendaraan yang hemat bahan bakar dan biaya perawatannya rendah. Sebab, di bisnis jasa pengiriman dan logistik, porsi bahan bakar kendaraan itu mencapai 30 persen dari biaya operasional, biaya lainnya untuk ban, suku cadang dan lainnya,” imbuh pria jebolan Oklahoma University Amerika Serikat itu. (Kvn)

Editor: taryono
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help