TribunLampung/

wisata

Arabica Mandheling Bearoma Herbal di Woodstairs

Kopi menjadi minuman yang mulai tren di berbagai kalangan masyarakat. Jika ingin menyicipi yang sedikit berbeda, Anda bisa mencoba jenis arabika Mand

Arabica Mandheling Bearoma Herbal di Woodstairs
Tribun Lampung/Eka Ahmad S
Kopi arabika Mandhelin di Woodstairs di Jalan Urip Sumoharjo, Bandar Lampung. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Eka Ahmad S

TRIBUN LAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kopi menjadi minuman yang mulai tren di berbagai kalangan masyarakat. Jika ingin menyicipi yang sedikit berbeda, Anda bisa mencoba jenis arabika Mandheling dengan metode manual brewing V60 yang tersedia di Woodstairs di Jalan Urip Sumoharjo, No 204, Way Halim, Bandar Lampung.

Arabika Mandheling merupakan spesial kopi asal Sumatera Utara (Medan) yang sudah di-roasting secara medium to dark. Prosesnya diawali dengan menyiapkan biji kopi 15-20 gram lalu digiling medium. Setelah itu siapkan air panas sekitar 225 mililiter dengan suhu 90-91 derajat celsius.

Kemudian, siapkan alat V60 untuk proses penyeduhan kopinya secara manual. Kenapa pilih V60? "Ini merupakan metode pour over yang cenderung dapat memberikan karakter kopi yang dapat memberikan kepuasaan bagi yang meminumnya, seperti aroma lebih kuat, hasil kopi yang bersih dan dapat menonjolkan karakter tertentu dari kopi tersebut," jelas Head Bar Woodstairs, Nanang Mulyana, Kamis (7/9).

Bubuk kopi yang sudah siap kemudian dimasukkan ke alat V60 untuk proses penyeduhan. Sebelumnya lapisi dulu alat dengan V60 paper filter yang sudah dibasahi dengan air. Tujuannya untuk menghilangkan aroma paper yang bisa saja tercampur dengan seduhan kopi.

Pada proses ini perlu diperhatikan sekali dari cara pouring, dengan menggunakan air yang sudah dipanaskan antara 90-91 derajat celsius agar menghasilkan seduhan kopi yang sempurna, aroma yang kuat dan rasa yang pas.

Menurut Nanang, untuk jenis kopi ini kalau penyajian benar dapat mengeluarkan aroma herbal yang tidak dapat ditemui di semua jenis coffee bean Amerika dan Afrika. Bila Anda penasaran silakan mencicipi sajian seharga Rp 22 ribu itu.(*)

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: Gustina Asmara
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help