TribunLampung/

wisata

Keindahan Tebing Air Terjun Bakoman

Kabupaten Tanggamus selain memiliki keindahan pantai yang tak terbantahkan di daerah Kelumbayan hingga Cukuh Balak dan Teluk Semaka,

Laporan Wartawan Tribun Lampung Teguh Prasetyo

TRIBUN LAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Kabupaten Tanggamus selain memiliki keindahan pantai yang tak terbantahkan di daerah Kelumbayan hingga Cukuh Balak dan Teluk Semaka, ternyata juga memiliki banyak air terjun yang sangat indah dan alami. Bahkan air terjun yang ada di Bumi Jejama ini memiliki kontur yang unik dan berbeda satu dengan yang lainnya.

Salah satu air terjun yang langsung menggoda untuk didatangi saat kali pertama melihat fotonya di media sosial Instagram adalah Air Terjun Air Bakoman atau kerap disebut Air Terjun Bakoman.

Mengapa air terjun ini langsung membuat jatuh cinta pada pandangan pertama? Karena air terjun ini memiliki tebing di kanan dan kiri yang struktur batunya seperti sengaja di susun. Bebatuannya berbentuk kotak-kotak memanjang ke atas. Sehingga siapapun yang melihatnya seperti berada di sebuah taman nan indah.

Beberapa waktu lalu Tribun Lampung bersama teman-teman dari Lemes Traveler yakni Andi Maulana, Arfani, Ria Nurvita, Hendrik Yunianto, Ahi Zadli, Riski Rahmat, Ochim, dan Jemmy melakukan perjalanan menuju air terjun yang berada di Dusun Air Putih, Pekon Air Bakoman, Pulau Panggung ini. Perjalanan yang dilakukan secara santai memakan waktu sekitar 2,5 jam perjalanan.

Untuk rutenya sendiri, dari Bandar Lampung menuju Pringsewu hingga sampai Talang Padang. Sebelum pasar, belok ke sebelah kanan di simpang menuju Bendungan Batu Tegi. Ikuti jalan aspal tersebut hingga sampai daerah Tekad. Lalu sampai di pertigaan menuju Batu Tegi, pilih arah menuju Ulu Belu. Tak begitu jauh dari pertigaan itu, sekitar 300 meter, terdapat minimarket dan di seberangnya ada jalan aspal belok kanan menuju Situs Batu Bedil.

Ikuti jalan aspal tersebut hingga bertemu jalan onderlagh dan berubah jadi tanah merah penuh tanjakan dan turunan menuju Pekon Air Bakoman. Hingga sampai di rumah terakhir dan kendaraan pun dititipkan di rumah tersebut untuk kemudian dilanjutkan tracking melintasi jalan kebun tanah merah yang menanjak dan menurun. Hati-hati di sini banyak anjing liar yang menjaga kebun milik warga yang akan menemani selama perjalanan menuju air terjun.

Setelah perjalanan sekitar 15-20 menit, mulai terdengar suara gemuruh air. Tak lama ada jalan setapak menuju ke bibir sungai tepat di bawah pohon jati. Dari sinilah kemudian tersaji keindahan Air Terjun Bakoman yang tingginya sekitar 5 meteran dengan lebar yang lumayan. Di kanan kiri terdapat tebing batu yang tertata apik. Lalu di depan guyuran air, terdapat batang pohon besar yang bisa jadi tempat melompat ataupun menggantung hamock.

Tak perlu menunggu lama, kami pun langsung menikmati kesejukan air dengan mandi di bawah guyuran air terjun. Airnya yang jernih dan menyegarkan membuat kepenatan selama perjalanan hilang seketika.

Menurut Arfani, Air Terjun Bakoman adalah salah satu air terjun yang indah yang pernah ia kunjungi di Lampung. "Tebing serta guyuran air terjunnya benar-benar sangat cantik. Belum pernah di Lampung menjumpai air terjun dengan tebing alami yang menyerupai pahatan manusia. Luar biasa," kata Fani, warga Tulangbawang Barat.

Ibu Sri, salah seorang warga Dusun Air Putih, Pekon Air Bakoman mengatakan, sejak akhir tahun lalu, memang banyak pengunjung yang datang ke Air Terjun Bakoman. Rata-rata yang datang anak muda yang berasal dari luar Tanggamus.

"Sekarang sudah banyak yang datang ke sini. Malah kebanyakan yang datang di luar Tanggamus, mulai dari Pringsewu dan Bandar Lampung. Bahkan pernah ada pengunjung dari Pulau Jawa yang datang ke sini. Kami sih senang bila makin banyak yang datang ke sini," kata ibu Sri.

Ia mengatakan, selain Air Terjun Bakoman, masih ada air terjun lainnya yang lebih tinggi dan indah. Namun untuk aksesnya sangat sulit ditempuh dan banyak warga setempat yang juga belum pernah menginjakkan kaki ke sana. "Jalannya sangat sulit. Tembus hutan. Tapi air terjunnya lebih tinggi dan besar lagi," pungkasnya.(*)

Penulis: teguh_prasetyo
Editor: Gustina Asmara
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help