TribunLampung/

Konten Marketing

RSMH Adakan Seminar Nutrisi Kehamilan Bagi Tenaga Kesehatan

Kegiatan tersebut tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan, supaya bisa memberikan edukasi kesehatan kepada ibu hamil.

RSMH Adakan Seminar Nutrisi Kehamilan Bagi Tenaga Kesehatan
Ist
RSMH Adakan Seminar Nutrisi Kehamilan Bagi Tenaga Kesehatan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Peningkatan wawasan tenaga kesehatan tentang nutrisi kehamilan dan dampaknya pada janin penting diselenggarakan di Bumi Jejama Secancanan. Oleh karena itu lah Rumah Sakit Mitra Husada (RSMH) Pringsewu menyelenggarakan Seminar Ilmiah Nutrisi Pre, Masa dan Paska Kehamilan serta Dampaknya Pada Janin. 

Ditektur RSMH Pringsewu dr Elvani mengatakan, kegiatan tersebut tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan, supaya bisa memberikan edukasi kesehatan kepada ibu hamil.

Seminar yang diselenggarakan di Aula RSMH Pringsewu, Sabtu (9/9) ini dihadiri oleh praktisi kesehatan yang berminat.  Harapannya peserta memahami dan mampu memberikan saran-saran, arahan dan terapis yang berhubungan dengan nutrisi.

Sementara empat dokter spesialis yang menjadi nara sumber pada kegiatan tersebut, dr Ubad MB Sp OG, dr Hilda Rizckya Badruddin Sp OG. BMedSc, dr Sorayah Agustini Sp A dan dr Nenti Fona Martanti Sp OG.

RSMH Adakan Seminar Nutrisi Kehamilan Bagi Tenaga Kesehatan
RSMH Adakan Seminar Nutrisi Kehamilan Bagi Tenaga Kesehatan (Ist)

Empat nara sumber dokter spesialis ini masing-masing membawakan materi tentang, nutrisi pra konsepsi khususnya pada keluarga yang ingin hamil. Lalu,  beberapa mikro nutrisi pada kehamilan dan aspek klinisnya.

Kemudian stimulasi, deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang anak. Serta, makro nutrisi dan aspeknya pada kehamilan khususnya kehamilan berisiko tinggi. 

Elvani mengatakan, tenaga medis dengan bekal wawasan tersebut bisa memberikan saran-saran, arahan dan terapis supaya keluarga-keluarga dapat melahirkan generasi yang lebih baik.

 "Sudah 72 tahun kita merdeka, sudah selayaknya tidak hanya berbicara tentang masalah angka kematian ibu (AKI), tetapi juga memikirkan kualitas manusia kedepan agar dapat bersaing secara global," katanya.

Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help