TribunLampung/

Berniat Bekuk Begal, Anggota Polsek Gadingrejo Malah Dikeroyok Keluarga Pelaku

Sarwani mengungkapkan, selain melakukan perlawanan, keluarga pelaku juga menolak surat perintah penangkapan yang diberikan oleh anggota....

Berniat Bekuk Begal, Anggota Polsek Gadingrejo Malah Dikeroyok Keluarga Pelaku
Net
Ilustrasi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU, TRIBUN - Petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Gadingrejo menerima perlawanan dari keluarga yang diduga pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) di Pekon Wates Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu.

Yakni Bhen Jhonson (30), warga Pekon Tambahrejo Barat, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Senin (11/9) pukul 22.15 WIB.

Kepala Polsek Gadingrejo AKP Sarwani mengatakan, pihaknya sempat kesulitan menjemput pelaku.

"BJ melakukan perlawanan dengan dibantu oleh ibu, istri, dan adiknya yang mengakibatkan anggota mengalami luka lecet dan memar pada bagian tangan," ujar Sarwani mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, Selasa (12/9).

Sarwani mengungkapkan, selain melakukan perlawanan, keluarga pelaku juga menolak surat perintah penangkapan yang diberikan oleh anggota Polsek Gadingrejo. Sehingga surat tersebut diserahkan kepada Kepala Pekon Tambahrejo Barat.

Supaya, lanjut dia, disampaikan kepada keluarga pelaku. Sarwani mengatakan bahwa polisi menangkap Bhen berdasar LP/B-103/IX/2017/Polda Lpg/Res Tgms/Sek Gading Rejo tanggal 4 September 2017.

Pelapor atas nama Atun Sriharyati. Korban mengalami kerugian 10 handphone second berbagai merk dan 30 bungkus rokok berbagai merek. Totalnya senilai Rp 2 Juta.

"Keberhasilan ini berdasar hasil penyelidikan petugas terhadap laporan korban, sehingga mengarah kepada BJ," tukasnya.

Paenangkapan tersangka dikuatkan dengan diamankannya barang bukti empat handphone. Sarwani menceritakan, peristiwa pencurian itu terjadi pada Jumat (1/9) dini hari.

Menurutnya korban mendengar suara sepeda motor berhenti di depan warung sekira pukul 03.00 WIB.

Namun, pada saat itu korban tidak memeriksanya dan kembali tidur.

Sekira dua jam kemudian, pukul 05.00 WIB, korban terbangun ternyata pintu warung korban sudah terbuka sedikit. Lantas korban mengecek keadaan warung.

Ternyata, tambah kapolsek, barang-barang dagangan milik korban ada yang hilang serta kunci pintu warung yang terbuat dari papan dalam keadaan rusak.

Saat ini demi kepentingan penyidikkan dan pengembangan lebih lanjut, barang bukti dan tersangka ditahan di Polsek Gadingrejo.

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku curat dijerat pasal 363 KUHPidana dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara," ujar AKP Sarwani.

Tags
Pringsewu
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: taryono
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help