TribunLampung/

Dikenal Licin, Bandar Narkoba di Bandar Lampung Ini Berkelit dari Pelor Polisi

tersangka merupakan seorang bandar narkoba yang diburu petugas selama ini dan baru kali ini tertangkap lantaran kerap berpindah-pindah tempat.

Dikenal Licin, Bandar Narkoba di Bandar Lampung Ini Berkelit dari Pelor Polisi
ILUSTRASI 

Laporan Reporter Tribun Lampung Muhamamd Heriza

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Petugas Subdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung meringkus inisial DT ( 39), warga Jl Kartini, Tanjung Karang Pusat, Bandar Lampung.

Polisi menangkapnya karan diduga seorang bandar narkoba.

Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung Komisaris Besar M Abrar Tuntalanai melalui Kasubdit I AKBP Daniel Binsar Manurung mengatakan, tersangka berhasil diringkus polisi di sebuah rumah yang terletak di Kelurahan Gedung Pakuoan, Telukbetung Selatan, diduga sedang berpesta narkoba bersama rekannya, ujar Daniel Selasa, (12/9).

Namun rekan tersangka berinisial AS (DPO), menurut Daniel, berhasil melarikan diri saat hendak dilakukan penangkapan dan sedang dilakukan pencarian dilapangan oleh anggota.

 “Anggota sempat memberikan peringatan keras dengan melepaskan tembakan dengan mengarahkan ke pelaku, akan tetapi timah panas tidak mengenai pelaku dan hanya menyerempet saja,” ungkapnya.

Daniel mengatakan, tersangka merupakan seorang bandar narkoba yang diburu petugas selama ini dan baru kali ini tertangkap lantaran kerap berpindah-pindah tempat.

Berdasar hasil pemeriksaan sementara, sambungnya, tersangka merupakan bandar sekaligus pengedar yang kerap mengedarkan narkorba di wilayah Bandar Lampung.

 “Modus pelaku dalam melayani pelanggannya, bertransaksi melalui ponsel, lalu melakukan pertemuan di jalan,” tambah mantan Kanit Tipikor Mabes Polri tersebut.

 Dari tangan tersangka, polisi menyita seperangkat alat isab sabu (bong), tiga buah botol plastik bekas, 9 buah sedotan, 1 bungkus plastik klip bening, dan 10 plastik sisa pakai.

 Penangkapan tersebut, Daniel menambahkan, sebelumnya polisi mendapatkan informasi keberadaan pelaku di wilayah Gedung Pakuoan, TbS.

Mendapati Informasi tersebut, polisi langsung melakukan penyisiran dan berhasil menangkapnya, tambah alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 2000 tersebut.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat polisi dengan pasal 112 sub pasal 114 Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana 12 tahun penjara. (rza)

Tags
Narkoba
Penulis: Muhammad Heriza
Editor: taryono
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help