TribunLampung/

Inilah Golongan Darah Paling Langka di Dunia

Rata-rata mereka yang bergolongan darah dengan variasi negatif sangat jarang. Masing-masing mencakup kurang dari 5% populasi dunia.

Inilah Golongan Darah Paling Langka di Dunia
Daily Mail
golongan darah 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Mengetahui apa golongan darah kita sangat penting. Terutama jika kita mengalami insiden yang memerlukan donor darah atau kita malah yang mau mendonorkan darah.

Bicara soal darah, tahukah Anda golongan darah apa yang paling umum dan paling langka di dunia?

Dilansir dari livescience.com, ada 8 jenis golongan darah dasar. Mereka adalah A, AB, B, dan O dengan variasi positif atau negatifnya.

Ke delapan jenis ini dapat dibagi menjadi jutaan varietas dengan fakta yang benar-benar rumit.

Klasifikasi berasal dari antigen sel darah seseorang – antigen menjadi protein yang ditemukan di permukaan sel dan dirancang untuk melawan bakteri dan virus.

Jika antigen high-prevalence tertentu hilang dari sel darah merah kita, maka kita “negatif” untuk kelompok darah tersebut.

Golongan darah negatif O disebut sebagai tipe donor universal karena kompatibel dengan golongan darah apapun.

Sementara tipe AB positif disebut tipe penerima universal karena seseorang yang memilikinya dapat menerima darah dari jenis apapun.

Dari delapan golongan darah ini, golongan darah yang paling umum adalah O.

Lalu apa jenis golongan darah yang paling langka di Bumi? Untuk menjawab pertanyaan ini, pertama-tama kita harus memahami bahwa golongan darah langka jika kurang dari 1 dari 1.000 orang memilikinya.

Namun menurut Palang Merah Amerika, golongan darah yang paling langka adalah AB negatif. Hanya 1% orang Kaukasia yang memilikinya bahkan di Afrika dan Amerika lebih jarang lagi.

Rata-rata mereka yang bergolongan darah dengan variasi negatif sangat jarang. Masing-masing mencakup kurang dari 5% populasi dunia.

Data Palang Merah Amerika
Data Palang Merah Amerika ()

Jadi, apakah golongan darah Anda termasuk langka atau malah umum?

Editor: Reny Fitriani
Sumber: Intisari Online
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help