TribunLampung/

Puluhan Ribu Benih Lobster Diduga Akan Diseludupkan ke Luar Negeri

puluhan ribu benih lobster asal Sukabumi, Jawa Barat, yang hendak dibawa ke Jambi akan diseludupkan ke luar negeri.

Puluhan Ribu Benih Lobster Diduga Akan Diseludupkan ke Luar Negeri
tribun lampung/dedi sutomo
benih lobster 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Dedi Sutomo

 

Tribunlampung.co.id, Kalianda- Kepala Balai Karantina Ikan Kelas I Bandar Lampung, Suwardi menduga puluhan ribu benih lobster asal Sukabumi, Jawa Barat, yang hendak dibawa ke Jambi akan diseludupkan ke luar negeri.

Pasalnya, kata dia, benih lobster memiliki nilai ekonomi cukup tinggi. Dan permintaan dari luar negeri cukup banyak.

Pemerintah sendiri, lanjutnya, telah melarang adanya penangkapan benih lobster yang ukurannya belum mencapai 200 gram dan induk lobster yang sedang bertelur.

 “Penangkapan benih lobster dan juga indukan yang sedang bertelur dilarang,” ujarnya, selasa (12/9).

Sesuai dengan UU Nomor  31 Tahun 2004 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan dan dipertegas dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor  56 Tahun 2017, benih/anakan lobster yang beratnya di bawah 200 gram tidak boleh ditangkap.

 Menurut Suwardi, nilai benih lobster yang berhasil diamankan oleh KSKP bersama tim Tipiter Bareskrim pada selasa dini hari kemarin bisa mencapai Rp 8,2 miliar.

Kemungkinan, kata dia, benih lobster tersebut akan dikemas ulang untuk kemudian diangkut melalui pelabuhan-pelabuhan tikus menuju Singapura atau negara tetangga lainnya.

 Menurut dirinya, sejauh ini belum ada teknologi untuk penangkaran benih lobster. Teknologi yang ada baru pembesaran benih lobster. Karena itu upaya penangkapan benih lobster dihabitatnya di laut masih terus terjadi.

Di Indonesia sendiri terdapat beberapa spot  yang menjadi habitat lobster. Di antaranya di Sukabumi, Jawa Barat. Sedangkan untuk di Lampung, imbuhnya, ada di pesisir pantai Kabupaten Lampung Barat.(ded)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: taryono
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help