TribunLampung/

Jangan Sampai Salah Memilih Jurusan di SMK

Pilah pilih jurusan kerap menjadi pertimbangan yang cukup sulit bagi siswa di bangku sekolah...

Jangan Sampai Salah Memilih Jurusan di SMK
net
ilustrasi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID-Pilah pilih jurusan kerap menjadi pertimbangan yang cukup sulit bagi siswa di bangku sekolah. Pasalnya, mau tidak mau, jurusan yang dipilih harus mampu merepresentasikan masa depan dan juga mampu menjadi batu pijakan yang kokoh menggapai impian.

Tidak hanya di Sekolah Menengah Atas (SMA) yang memusingkan siswa dengan pilihan IPA dan IPS. Tingkat Sekolah Menengak Kejuruan (SMK) justru menawarkan jurusan yang amat beragam dan kerap membuat siswa bingung.

Hernindyo Ristianto misalnya. Siswa SMKN 4 Bandar Lampung ini mengaku agak kesulitas saat memilih jurusan. Hingga pada akhirnya ia menyadari, jurusan yang dipilih harus sesuai dengan passion atau panggilan jiwa yang dimiliki.

"Awal masuk ya bingung. Tapi karena hobi dengan komputer dan sejenis, saya lebih milih ke Teknik Komputer Jaringan," jelas siswa kelas 10 ini.

Alhasil, setelah masuk, ia pun merasa nyaman dengan keputusan yang dipilih. Mengoprek komputer mulai dari hardware dan software berikut tentang jaringan adalah dunia yang melenakan dan mengasyikkan bagi Nindyo.

 "Seru lah, jurusan ini kan selalu dinamis. Dan selepas dari SMK Negeri 4 Bandar Lampung saya bisa langsung kerja, atau lanjut kuliah juga. Bekalnya kan dah siep," tegas dia.

Lain cerita dengan Ramadhan Pangsetu, ia memutuskan memilih Teknik komputer dan Jaringan agar mampu mengatasi masalah komputer yang dihadapi. "Jadi kalao komputer ngelag, butuh install bisa sendiri. Lagian komputer ini dunianya kompetitif kan," ungkap siswa kelas 10 TKJ ini.

Penjelasan spesifik justru datang dari Meydita Auliyah. Memilih usaha perjalanan wisata, Dita berharap setelah lulus bisa keliling Indonesia dengan pekerjaan yang ia miliki.

Ia berkeyakinan, lulusan pariwisata SMK mampu bicara banyak di dunia pariwisata dan perhotelan. Sehingga untuk bicara dunia kerja dan selepas sekolah ia tidak terlalu cemas.

"Dari awal saya lebih klik dengan pariwisata. Dan sekarang kelas 12, makin yakin tidak salah pilih. Kami bisa langsung kerja, bisa kuliah lagi. Atau keliling Indonesia, dari pekerjaan ini," ungkap Dita bangga.

Halaman
123
Penulis: heru prasetyo
Editor: taryono
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help