TribunLampung/

Advertorial

Menantikan Land Rover Discovery Sport Rasa Tata Motors

Konon Tata Q501 dan Tata Q502 memiliki perbedaan dari sisi kapasitas penumpang yakni SUV 5-penupang serta SUV 7-penumpang.

Menantikan Land Rover Discovery Sport Rasa Tata Motors
Ist

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PUNE - Tata Motors sedang meracik 2 SUV terbaru yakni Tata Q501 dan Tata Q502 dengan basis platform Land Rover Discovery Sport L550.

Konsumen SUV India bakal mendapatkan pilihan kendaraan terbaru yang menjanjikan. Hal ini terjadi atas buah kerjasama antara Tata Motors dan Jaguar Land Rover (JLR).

Tak tanggung-tanggung, bakal ada 2 model SUV yang dihasilkan oleh proyek ini yakni  Tata Q501 dan Tata Q502. Seperti yang dilansir Indianautoblog.com, duet ini akan mulai ditawarkan pada 2018.

Salah satu yang menarik dari keduanya adalah dibangun dari pengembangan platform Land Rover Discovery Sport L550. Konon Tata Q501 dan Tata Q502 memiliki perbedaan dari sisi kapasitas penumpang yakni SUV 5-penupang serta SUV 7-penumpang.

SUV terbaru kolaborasi JLR dan Tata Motors disinyalir akan menggunakan mesin diesel 2.0 L Multijet II milik Fiat Chrysler Automobiles (FCA). Ini mungkin saja terjadi karena antara Tata Motors dan FCA telah menanamkan investasi sebesar $280 juta (sekitar Rp 5,6 triliun) di pabrik Fiat-Tata di Ranjangaon, India.

Dan tak main-main, kabarnya untuk memuluskan proyek, Tata Motors telah memesan 70.000 unit mesin tersebut. Mesin nantinya akan terbagi menjadi 2 tipe yakni 140 Hp untuk 5-penumpang dan 170 Hp akan disematkan pada SUV 7-seater.

Terakhir, meski baru akan dijual di India, namun tidak menutup kemugkinan Tata Q501 dan Tata Q502 juga akan diekpor ke beberapa negara. Negara-negara berkembang termasuk Indonesia bakal menjadi sasaran penjualaannya. 

Hal ini tentunya cukup tepat terlebih jika dihubungkan dengan beragamnya medan yang ada di Indonesia. Karena Tata Motors sangat optimis bahwa SUV terbarunya nanti bakal memiliki durability dan daya jelajah tangguh berkat campur tangan para insinyur dari Land Rover. [Ikh/Ari]

Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help