TribunLampung/

Begini Cara Jaksa Ringkus Buronan Korupsi yang Sudah 6 Tahun Sembunyi

Penangkapan terhadap Dalton, beber Andri, merupakan hasil pengembangan setelah tertangkapnya Andhy Irawan Irham. Andhy adalah terpidana dalam kasus ya

Begini Cara Jaksa Ringkus Buronan Korupsi yang Sudah 6 Tahun Sembunyi
Istimewa
Tim Kejaksaan bersama buronan kasus korupsi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID BANDAR LAMPUNG- Tim gabungan Intelijen Kejaksaan Tinggi Lampung bersama Intelijen Kejaksaan Negeri Bandar Lampung kembali menangkap terpidana kasus korupsi peningkatan mutu jalan di Rajabasa, Bandar Lampung, tahun 2008.

Terpidana itu atas nama M Dalton Saputra (46), warga Jalan Way Sekampung, Pahoman, Bandar Lampung.

Dalton masuk daftar pencarian orang sejak tahun 2011. Saat penangkapan, Dalton sedang nongkrong di daerah Telukbetung Selatan.

Sebelum penangkapan, tim gabungan Intelijen Kejati Lampung dengan Kejari Bandar Lampung melakukan pemantauan selama dua hari.

"Tidak ada perlawanan. Hanya sempat memberontak," ujar Kepala Seksi Intel Kejari Bandar Lampung Andri Setiawan yang memimpin penangkapan, Minggu (17/9).

Penangkapan terhadap Dalton, beber Andri, merupakan hasil pengembangan setelah tertangkapnya Andhy Irawan Irham. Andhy adalah terpidana dalam kasus yang sama.

"Terpidana Andhy untuk proyek peningkatan mutu jalan di Kemiling. Sedangkan terpidana Dalton, proyek peningkatan mutu jalan di Rajabasa," kata Andri.

Dalton terkena pidana penjara selama satu tahun. Majelis hakim juga menghukumnya dengan pidana denda Rp 50 juta subsider penjara dua bulan.

Andri mengungkapkan, selama pelarian, Dalton berada di Baturaja, Sumatera Selatan. Ia baru setahun terakhir kembali ke Lampung.

"Sudah enam tahun buron, dia beripikir tidak akan dicari lagi," ujar Andri. "Kami dapat informasi mengenai keberadaanya, langsung bergerak dan berhasil menangkapnya." (rza)

Setelah penangkapan, pihaknya langsung mengeksekusi dengan mengirim terpidana Dalton ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Rajabasa.

"Yang bersangkutan sudah kami limpahkan ke sana," kata Andri.

Di lapas tersebut, terpidana Dalton ditempatkan satu ruangan dengan terpidana Andhy Irawan Irham.

Kepala Seksi Khusus Kejari Bandar Lampung Tedy Nopriadi menjelaskan, Dalton adalah terpidana kasus korupsi proyek peningkatan mutu jalan di Rajabasa dengan nilai kerugian negara Rp 47.885.000. "Terpidana adalah seorang kontraktor," ujarnya.

Kepala Pengamanan LP Kelas I Rajabasa Mukhtar membenarkan pihaknya menerima pelimpahan terpidana Dalton. "Iya, terpidana korupsi atas nama M Dalton Saputra kami terima," ujarnya. (rza)

Editor: Safruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help