TribunLampung/

Daftar Dugaan Korupsi Eddy Rumpoko Semasa Menjadi Wali Kota Batu

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) melakukan operasi tangkap tangan ( OTT) terhadap Wali Kota Batu Eddy Rumpoko (ER) bersama empat orang

Daftar Dugaan Korupsi Eddy Rumpoko Semasa Menjadi Wali Kota Batu
Tribunnews.com
Eddy Rumpoko ketika digiring petugas 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MALANG - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) melakukan operasi tangkap tangan ( OTT) terhadap Wali Kota Batu Eddy Rumpoko (ER) bersama empat orang lainnya, Sabtu (16/9/2017) sekitar pukul 13.30 WIB.

OTT yang dilakukan di rumah dinas ER itu terkait dengan dugaan suap pelaksanaan proyek di Kota Batu oleh pihak swasta kepada ER.

Sebelum terjadi operasi tangkap tangan oleh KPK, sederet dugaan kasus korupsi mewarnai berjalannya birokrasi Pemerintahan Kota Batu selama kepemimpinan Eddy Rumpoko.

Mulai dari dugaan kasus korupsi promosi wisata yang merugikan negara hingga Rp 1,3 miliar. Kasus itu ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Nama ER disebut pada putusan Pengadilan Tipikor Surabaya dalam kasus itu. Berikutnya, kasus korupsi dugaan penyalahgunaan kegiatan publikasi sewa billboard di Bandara Juanda, Surabaya dan Denpasar, Bali. Kasus itu terjadi pada tahun 2015.

Kasus itu ditangani oleh Kejaksaan Negeri Kota Batu dan telah menyeret satu nama tersangka, yakni SA. Ketika itu, SA menjabat sebagai Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Batu. SA sudah ditahan sejak ditetapkan tersangka pada Kamis (20/7/2017).

Dugaan kasus korupsi terbaru sebelum adanya operasi tangkap tangan oleh KPK adalah operasi tangkap tangan (OTT) oleh tim Saber Pungli Pusat, Kementerian Politik Hukum dan HAM yang terjadi pada Kamis (24/8/2017).

Sebanyak tiga pejabat Pemerintah Kota Batu terjaring dalam OTT itu. Sayang, OTT akhirnya bermasalah karena tidak ada kesamaan persepsi antara Tim Saber Pungli Pusat dan penyidik Polres Batu.

Pihak Polres Batu mengaku kekurangan alat bukti sehingga tiga pejabat yang terjaring OTT dilepaskan. Kasus itu akhirnya ditangani oleh Polda Jatim.

Selain itu, sederet dugaan kasus korupsi juga terjadi di lingkungan Pemerintah Kota Batu. Malang Corruption Watch (MCW), sebuah lembaga yang fokus pada kasus korupsi di Malang mencatat, terdapat potensi kerugian keuangan negara sebesar Rp 35,4 miliar dari total dugaan kasus korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Batu yang terjadi mulai tahun 2009 hingga 2016.

Halaman
12
Editor: soni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help