TribunLampung/

Ketua Fraksi PDIP Tuba Berang, Empat Tahun E-KTP Tak Kunjung Selesai

Meski sudah di konfirmasi berulang-ulang kepada petugas Disdukcapil, Ketut mengatakan, E-KTP yang dimaksud tidak juga kunjung jadi.

Ketua Fraksi PDIP Tuba Berang, Empat Tahun E-KTP Tak Kunjung Selesai
net
Ilustrasi e-KTP 

Laporan Reporter Tribun Lampung, Endra Zulkarnain

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tulangbawang, Ketut Anom, berang dengan pelayanan pembuatan e-KTP di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tuba.

Pasalnya, sudah hampir empat tahun lamanya melakukan perekaman, dia dan keluarga tidak juga mendapat fisik e-KTP dari kantor Disdukcapil setempat.

Meski sudah di konfirmasi berulang-ulang kepada petugas Disdukcapil, Ketut mengatakan, e-KTP yang dimaksud tidak juga kunjung jadi.

"Saya sudah capek nanya terus ke Disdukcapil. Padahal saya ikut perekaman pertama di Desa Tri Pendowo Kecamatan Dente Teladas, sudah hampir empat tahun lho," terang Ketut kepada Tribunlampung.co.id, Senin (25/09/2017).

Beragam alasan pun dilontarkan petugas Disdukcapil terkait kepastian pencetakan e-KTP.

BACA JUGA : Ledakan Dahsyat di TkB, Polisi Tetapkan Mustafa Jadi Tersangka Gara-gara Simpan Benda-benda Ini

"Waktu saya konfirmasi pertama alasanya ada kendala pada rekamannya. Setelah di cek ternyata bukan masalah perekaman, tapi katanya blanko kosong," papar Ketut.

Selang beberapa bulan kemudian, Ketut mengatakan, ia kembali menanyakan kepastian pencetakan e-KTP.

"Saya tanya lagi tapi belum juga jadi, alasannya katanya ada masalah pada sinyal jadi nggak bisa cetak. Trus bulan berikutnya saya tanya lagi karena ada aturan baru, datanya mesti dikirim dulu ke pusat baru setelah itu perekaman," bebernya.

"Nah barusan tadi (Senin) saya tanya lagi, katanya mesti perekaman lagi. Jadi ini mana yang benar, masa saya harus perekaman lagi. Saya menunggu sudah hampir empat tahun lho," kata Ketut.

Sebagai anggota DPRD Tuba, dia pun menyayangkan karut marut pelayanan di Disdukcapil Tuba.

Mestinya, Ketut mengatakan, pencetakan e-KTP lebih mengutamakan masyarakat yang sudah lebih dulu melakukan perekaman.

"Prioritaskan masyarakat yang sudah perekaman. Saya yang anggota dewan saja begini, apalagi masyarakat biasa. Sekarang ini kan KTP dan KK sangat penting bagi masyarakat," katanya.

Atas nama lembaga DPRD, Ketut berencana menggelar hearing dengan pejabat Disdukcapil Tuba terkait lemahnya pelayanan di kantor setempat. (endra)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help