TribunLampung/

Seorang Nenek di Jepang Tewas Disengat Lebah Raksasa

Seorang nenek di Jepang berusia 87 tahun yang hidup di kursi roda, tewas setelah disengat 150 kali oleh ratusan tawon raksasa (giant hornet).

Seorang Nenek di Jepang Tewas Disengat Lebah Raksasa
wikipedia
Lebah 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TOKYO - Seorang nenek di Jepang berusia 87 tahun yang hidup di kursi roda, tewas setelah disengat 150 kali oleh ratusan tawon raksasa (giant hornet).

Nenek tersebut diketahui bernama Chieko Kikuchi.

Keterangan ini disampaikan petugas pemadam kebakaran di wilayah Jepang barat, Jumat (6/10/2017), yang tak kuasa menyelamatkan nyawa sang nenek.

Disebutkan, sekawanan lebah raksasa menukik kepada Kikuchi, saat dia dalam perjalanan pulang dari pusat perawatan di Jepang barat. Kala itu, dia ditemani oleh seorang pembantu.

Sang pembantu sempat memanggil pemadam kebakaran untuk meminta bantuan.

Namun petugas tak bisa langsung menjangkau sang nenek, karena kawanan lebah yang tebal dan petugas tak dilengkapi piranti pelindung.

Setelah lewat 50 menit, wanita tersebut bisa dijangkau dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Dia lalu meninggal sehari setelah kejadian.

"Itu adalah tugas yang tidak biasa bagi kami," kata petugas pemadam kebakaran itu seperti dikutip AFP.

Kematian tersebut terjadi pada pertengahan September lalu, namun baru dilaporkan hari ini dan kontan menjadi berita utama di Jepang.

Seorang pejabat badan kehutanan mengatakan, lebah raksasa sering menyerang orang-orang saat sarang mereka terganggu.

"Agar terhindar dari sengatan tawon, Anda harus menjauhkan diri dari sarangnya, memakai jaket pelindung dan menggunakan semprotan pembunuh tawon." kata pejabat itu.

Data NHK menunjukkan, di Jepang ada sekitar 20 orang yang tewas akibat sengatan lebah setiap tahunnya. (Glori K. Wadrianto)

Editor: teguh_prasetyo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help