TribunLampung/

Jilbab Organza Sedang Hits dan Diburu Para Hijabers

Dikenal dengan material kain kaca yang memiliki keunggulan yang kaku dan mengkilap, organza akan memberikan kesan lebih formal dan feminim

Jilbab Organza Sedang Hits dan Diburu Para Hijabers
SRIPOKU.COM/TRESIA SILVIANA
Hijab Organza 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Tren fashion tahun ini memang dipenuhi dengan berbagai macam bahan yang bisa dikreasikan menjadi beragam jenis fashion.

Seperti dress, outer, blouse, bawahan hingga hijab.

Layaknya pakaian, hijab pun memiliki tren tersendiri dari masa ke masa.

Salah satu bahan yang sedang hits dan diburu kaum hawa terutama para hijabers adalah organza.

Dikenal dengan material kain kaca yang memiliki keunggulan yang kaku dan mengkilap, organza akan memberikan kesan lebih formal dan feminim, sehingga sangat tepat untuk digunakan melengkapi busana pesta, kantor ataupun kegiatan sehari-hari.

Terdapat dua jenis organza, yaitu organza silk polos dan organza polkadot.

Hijab organza silk polos lah yang paling diminati saat ini.

Hal tersebut juga dikatakan oleh Andreani Lisa, owner Pinky Store Palembang, salah satu produsen jilbab organza di Palembang.

Lisa mengatakan bahwa hijab organza ini mulai diburu kaum hawa sejak lebaran Idul Fitri tahun lalu dan yang paling banyak diminati ialah organza silk polos.

"Karena tidak bermotif dan lebih mudah disesuaikan dengan pakaian apa saja yang dipakai, membuatnya memberikan kesan yang elegan dan mewah serta cara pemakaiannya yang mudah", ujarnya.

Selain organza, ada satu lagi hijab yang juga tak kalah tenar dengan organza, yaitu hijab linen rubiah.

Jilbab organza
Jilbab organza (SRIPOKU.COM/TRESIA SILVIANA)

Hijab linen rubiah juga memiliki motif dengan kain yang berjarak sedikit keluar, dengan tekstur yang kaku dan menyerap keringat tetapi tidak licin seperti organza.

"Jilbab linen rubiah juga terlihat unik dan mewah serta cocok untuk dipakai ke acara pernikahan, formal dan kegiatan sehari-hari juga", tambahnya.

Editor: Reny Fitriani
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help