TribunLampung/

wisata Lampung

Kopi Susu Indocina Bernuansa Tempo Dulu

Kopi Oey boleh dikatakan salah satu kedai yang cukup lama di Bandar Lampung.

Kopi Susu Indocina Bernuansa Tempo Dulu
Tribun Lampung/Heru Prasetyo
Kopi Susu Indocina di Kopi Oey Jalan Wolter Monginsidi, No 52, Durian Payung, Tanjungkarang Pusat. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Heru Prasetyo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kopi Oey boleh dikatakan salah satu kedai yang cukup lama di Bandar Lampung. Berada di bagian muka Hotel Pop di Jalan Wolter Monginsidi, No 52, Durian Payung, Tanjungkarang Pusat, kedai ini menjadi rujukan kaum muda dan eksekutif untuk menikmati kopi bersama.

Hal yang menarik dari Kopi Oey tentu saja kopinya. Sajian khasnya yaitu Kopi Susu Indocina. Secara umum Kopi Susu Indocina ya seperti kopi susu pada umumnya. Menarik adalah cara penyajiannya yang cukup unik.

Ada dua bagian dalam teknik penyajian Kopi Susu Indocina. Bagian bawah adalah gelas dengan susu kental manis rasa vanila di dalamnya. Lalu di atas gelas tersebut ada sebuah alat penyaring kopi yang sangat unik. Alat penyaring tersebut terbuat dari stainless steel.

Ekstrak kopi dari alat penyaring tersebut akan menetes sedikit demi sedikit ke dalam gelas yang berisi susu tadi. Proses penyaringan yang unik ini akan menghasilkan rasa kopi yang sangat nikmat. Kopinya kental, harum khas kopi, pahitnya luar biasa, tetapi tanpa ampas.

Setelah semua larutan yang berasal dari kopi Lampung atau kopi terbaik nusantara masuk ke dalam gelas, kita tinggal menambahkan gula sesuai selera, mengaduknya, lalu meminumnya. Real nice coffee. Benar-benar maknyus.

Kedai kopi franchise milik Bondan Winarno ini mengangkat konsep jadul dalam mengelola kedai kopinya. Tempatnya diset sedemikian rupa sehingga tercipta atmosfer tempo dulu. Misalnya Kopi Susu Indocina Panas ditulis Koffie Soesoe Indotjina Panas. Sedangkan untuk Es Kopi Susu Indocina ditulis Koffie Soesoe Indotjina Ijs.

Untuk menikmati sajian kopi di Kopi Oey, Anda cukup merogoh kocek mulai dari Rp 12 ribu hingga Rp 25 ribu per gelas.(*)

Penulis: heru prasetyo
Editor: Gustina Asmara
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help