TribunLampung/

Begini Tanggapan Kepala Puskesmas Bakauheni Terkait Keluhan Ambulans

Tapi kondisi ketiga kendaraan pelayanan di puskesmas rawat inap Bakauheni dalam keadaan sehat dan layak jalan

Begini Tanggapan Kepala Puskesmas Bakauheni Terkait Keluhan Ambulans
Tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo
puskesmas keliling 

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BAKAUHENI - Kepala Puskesmas Rawat Inap Bakauheni, dr Paul Neman H, menanggapi keluh masyarakat terhadap pelayanan mobil ambulans.

Ia mengatakan, ada 3 kendaraan untuk kegiatan pelayanan kesehatan keliling di puskesmas tersebut. Ketiganya bisa difungsikan sebagai mobil ambulans untuk mengangkut pasien atau korban kecelakaan.

Satu diantaranya telah berusia 13 tahun dan satu lagi berusia 6 tahun. Tapi kondisi ketiga kendaraan pelayanan di puskesmas rawat inap Bakauheni dalam keadaan sehat dan layak jalan.

Satu kendaraan yang baru diterima bulan Juni 2017 lalu, menjadi kendaraan untuk pelayanan puskesmas keliling.

"Tetapi tetap bisa difungsikan sebagai ambulans guna penanganan korban atau mengangkut pasien rujukan," ujarnya, Selasa (10/10/2017).

Kendala utama yang dihadapi, kata dia, tidak adanya sopir untuk kendaraan tersebut yang bersifat tetap. Karenanya tidak jarang saat ada panggilan atau hendak melakukan rujukan, pihak puskesmas kesulitan mendapatkan sopir kendaraan ambulans.

“Kita tidak ada sopir tetap yang siaga 24 jam. Untuk mengatasinya, saya sudah meminta pengelola kantin puskesmas untuk menjadi tenaga sopir tidak tetap. Saya sudah mengajarkan untuk bisa mengemudi. Tetapi tidak setiap waktu dia bisa,” ungkap dr. Paul.

Terkait dengan biaya ambulans yang juga dipertanyakan, Paul mengatakan untuk masyarakat yang memiliki identitas diri asal Lampung Selatan pelayanan mobil ambulan diberikan secara gratis.

Tetapi untuk warga di luar Lampung Selatan dikenakan biaya sesuai dengan aturan Perda. Dimana besarannya sekitar Rp. 10 ribu perkilometer.

Untuk korban lakalantas bukan warga Lampung Selatan yang dirujuk ke RSUD Bob Bazar dengan menggunakan ambulans lanjutnya, biasanya biaya ambulans dan penanganan di klaim melalui ansuransi jasa raharja.

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: wakos reza gautama
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help