TribunLampung/

Diskusi Pilgub Lampung, Irjen Ike Edwin Keluarkan Pernyataan Menohok

Jika uang Rp 500 ribu mampu membeli hak satu suara, maka gubernur terpilih hanya membayar untuk masa jabatan selama lima tahun

Diskusi Pilgub Lampung, Irjen Ike Edwin Keluarkan Pernyataan Menohok
Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa
Suasana Kopi Darat Bedah Calon Gubernur Lampung, Kamis (12/10/2017). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Inspektur Jenderal Ike Edwin berharap agar dalam Pemilihan Gubernur Lampung 2018, tidak melahirkan generasi sembako.

Penegasan jenderal bintang dua ini diungkapkan dalam kopi darat dengan tema "Diskusi Membedah Janji dan Komitmen Cagub Lampung," Kamis (12/10/2017).

"Jangan lahirkan generasi sembako, generasi hadiah, tanpa perjuangan," kata Ike Edwin dalam presentasinya.

Menurutnya generasi sembako ini hanya akan mendapat hadiah, dan berdampak pada pemimpin ke depan.

"Yang mana genarasi penerus ini tidak kuat landasan moralnya, karena selalu berharap hadiah," ujarnya.

Baca: Ini Penjelasan RSUAM tentang Dugaan Penelantaran Pasien Anak

Mantan Kapolda Lampung ini mengajak masyarakat Lampung untuk menolak politik uang.

"Masyarakat Lampung harus menolak politik uang, hak suara yang dimiliki jangan digadaikan untuk sembako dan uang saku," sebut Staf Ahli Bidang Sosial Politik Kapolri ini.

Ike menuturkan, jika uang Rp 500 ribu mampu membeli hak satu suara, maka jika perharinya gubernur terpilih hanya membayar Rp300 rupiah untuk masa jabatan selama lima tahun.

"Jelas rugi, jumlah segitu bisa beli permen saja, mau kita makan permen setiap hari selama 5 tahun, tapi segala kebijakan strategis diserahkan kepada orang yang tidak tepat," ujarnya.

Ike Edwin disebut-sebut menjadi salah satu calon yang diperhitungkan dalam Pilgub Lampung.

Meski belum mengungkapkan secara pasti keikutertaan di pilgub, namun komunikasi sang jenderal dengan tokoh politik tetap berjalan. (*)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Safruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help