TribunLampung/

Ingin Solusi Maraknya Gelandangan Pengemis

YTH Pengamat Sosial. Saya perhatikan di jalan-jalan pusat kota masih banyak anak jalananan (anjal) dan gelandangan pengemis (gepeng) yang berkeliaran

Laporan Reporter Tribun Lampung Eka A Solihin

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - YTH Pengamat Sosial. Saya perhatikan di jalan-jalan pusat kota masih banyak anak jalananan (anjal) dan gelandangan pengemis (gepeng) yang berkeliaran. Apa penyebabnya ya dan bagaimana solusinya? Terima kasih atas penjelasannya.

Pengirim: +6281279854xxx

Berikan Pembimbingan dan Petakan Bakat & Minat

PEMERINTAH daerah/kota diminta dapat memberikan penanganan dengan sepenuh hati terhadap persoalan masih maraknya berkeliaran anak jalanan (anjal) dan gelandangan dan pengemis (gepeng) seperti di wilayah Kota Bandarlampung.

Baca: (VIDEO) Saya Pilih Lewat Sini, Lebih Cepat Lewat Bawah

Di dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 pasal 34 ayat (1)sudah jelas bahwa: "fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara." Jadi, jangan dibiarkan saja persoalan tersebut dan seharusnya mereka dibawa ke panti dan dibina serta diberikan pemahaman dan hal-hal yang dilakukan harus betul-betul dapat merubah pola pikir mereka.

Oleh karenanya jangan setengah hati dan perlu penanganan secara serius. Penyebab mereka turun ke jalan lagi karena ini persoalan masalah kehidupan sosial mereka.

Baca: Pak Is dengan Tumor di Kepala Ini Butuh Uluran Tangan Kita

Dinas Sosial (Dinsos) yang merupakan instansi terkait harus dapat berperan aktif untuk mengatasi hal-hal tersebut misalnya dengan dilakukan pembinaan di panti-panti yang bekerjasama sesuai dengan bakat dan minat dari mereka.

Langkah selanjutnya, memetakan bakat dan minat dari masing-masing mereka. Barulah kemudian, diadakan pembinaan. Sebab, jika tidak dipetakan maka kita tidak ada yang tahu dari pada minat dan bakat mereka.

Dan jika penanganan ini tidak terarahkan dengan baik maka sudah barang tentu mereka akan kembali ke jalan lagi bahkan tidak jarang malah berbuat yang tidak sesuai dengan apa yang diinginkan.

USMAN RAIDAR
Pengamat Sosial Perkotaan

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help