TribunLampung/

Lintas Barat Sumatera Putus

Jembatan Bailey Disiapkan Atasi Jalan Putus di Krui

Hendri Dunan mengatakan, penanganan jalan putus sementara ini akan menggunakan jembatan darurat atau bailey

Jembatan Bailey Disiapkan Atasi Jalan Putus di Krui
Tribunlampung.co.id/HO
Jembatan bailey disiapkan untuk menyambung jalan yang putus di Pekon Mandiri Sejati, Kec Krusi Selatan, Kab Pesisir Barat, Kamis (12/10/2017). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KRUI - Pihak Pengawasan dan Perencanaan Jalan dan Jembatan Nasional (P2JN) Lampung, langsung menurunkan tim melakukan konsolidasi di lokasi jalan putus di lintas barat kilometer 20, Pekon Mandiri Sejati, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Pesisir Barat, Hendri Dunan tim saat ini sudah berada di lokasi.

"Langkah penanganan mulai dilakukan oleh P2JN terkait kerusakan di Pesibar," kata Hendri, Kamis (12/10/2017).

Jalan lintas barat Sumatera tepatnya di Pekon Mandiri Sejati mengalami ambles.

BACA JUGA : BREAKING NEWS: Pemkab Pesisir Barat Turunkan Alat Berat di Jalan Putus

Hujan deras yang turun sejak Rabu (11/10/2017), mengakibatkan jalan tergerus hingga longsor.

Akibatnya, jalur menuju Bnegkul dan sebaliknya yang melewati lintas barat, tak bisa dilewati.

Pihak kepoilisan Lampung Barat menyarankan untuk mengambil jalur alternatif via Liwa.

Hendri Dunan mengatakan, penanganan jalan putus sementara ini akan menggunakan jembatan darurat atau bailey. "Untuk menyambung jalan yang terputus pakai bailey," katanya.

Seperti diketahui, saat ini Kepolisian Resor Lampung Barat langsung mengamankan lokasi jalan putus.

BACA JUGA : Begini Janji Herman HN Jika Jadi Gubernur Lampung

Sebagaimana dilaporkan Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Lampung Barat, AKP Agustinus, diimbau kepada pengguna jalan dari Bandar Lampung ke Krui serta Bengkulu agar tidak melewati jalau tersebut.

Demikian juga sebaliknya, bagi pengguna jalan Bengkulu- Bandar Lampung- jangan melintas Tanggamus tetapi melalui Liwa.

Seperti diketahui peristiwa ini terjadi sekitar pukul 00.05 WIB. Jalan putus karena karena besarnya aliran air dari gunung.

"Jalan yang putus (hilang) sepanjang 50 meter denggan kedalaman 8 meter, korban jiwa nihil," demikian penjelasan Hendri Dunan melalui WhatsApp. (*)

Editor: Safruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help