TribunLampung/

Lintas Barat Sumatera Putus

Begini Hitungan Kerugian Pengusaha Bus Setelah Jalur Lampung-Bengkulu Terputus

Biasanya Bandar Lampung ke Bengkulu memakan waktu 13 jam, tapi kalau lewat jalur Liwa sampai 15 jam

Begini Hitungan Kerugian Pengusaha Bus Setelah Jalur Lampung-Bengkulu Terputus
Grafis/Dodi
jalan putus 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Terputusnya jalur Jalan Lintas Barat (Jalinbar) di Pekon Mandiri Sejati, Krui Selatan, Pesisir Barat, membuat pengusaha bus merugi.

Pasalnya, bus dari Bandar Lampung tujuan Bengkulu harus memutar lewat Liwa, Lampung Barat.

Petugas PO Bus Krui Putra, Alex Sirait, perkiraan sementara kerugian sekitar Rp 1,1 juta setiap hari karena jarak yang ditempuh lebih jauh.

"Biasanya Bandar Lampung ke Bengkulu memakan waktu 13 jam, tapi kalau lewat jalur Liwa sampai 15 jam," kata Alex, Kamis (12/10/2017).

Hal senada dikatakan Agus Abadi, petugas PT SAN (Siliwangi Antar Nusa). Ia berharap pemerintah cepat melakukan perbaikan jalan putus tersebut.

"Karena kalau seperti ini besar dampaknya (rugi) bagi kami," kata Agus.

Baca: Miris, Tak Ada Biaya ke Rumah Sakit, Bocah Lumpuh Otak Hanya Tergolek di Rumah

Sementara Emil Budiman, agen perjalanan CV Anugrah Travelindo di Tanggamus, menyatakan untuk sementara menutup layanan trayek Lampung-Bengkulu.

"Mulai hari ini (Kamis, 12/10) kami tutup sebab mobilnya tidak bisa lewat karena jalan putus," ujar Emil.

Ia menjelaskan, di tempatnya tersebut hanya layanan penumpang, sedangkan pul mobil di Bandar Lampung.

Karena putusnya jalan di Jalinbar Km 20, mobil pun harus lewat Lampung Utara, Liwa, lalu Bengkulu.

Sementara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Ditjen Bina Marga, Kamis (12/10) telah mengirimkan tim reaksi cepat untuk mengidentifikasi kerusakan, memobilisasi ekskavator untuk membersihkan badan jalan.

Kementerian mengirimkan jembatan bailey sebagai jembatan darurat rangka baja yang bisa dipindah-pindah.

"Pembangunan jembatan bailey dimaksudkan untuk mempercepat berfungsinya kembali ruas tersebut," ujar Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V Ditjen Bina Marga Zamharir Basuni, Kamis (12/10/2017).

Zamharir memperkiraan waktu penyelesaian jembatan adalah 7 sampai 8 hari. Pasalnya pengangkutan jembatan bailey dari gudang peralatan di Palembang sampai lokasi membutuhkan waktu 24 jam.
"Pengerjaannya sendiri untuk bentang 40-50 meter memakan waktu 6 sampai 7 hari," kata Zamharir. (*)

Editor: Safruddin
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help