TribunLampung/

Siapa Sangka Perhiasan Ini Dibuat dari Potongan Kulit Bibir Vagina

Setelah menjalani operasi bibir vagina (labia), perempuan itu memutuskan untuk menjadikan kulit yang dipotong dari organ

Siapa Sangka Perhiasan Ini Dibuat dari Potongan Kulit Bibir Vagina
(REPRO BIDIK LAYAR VIA YOUTUBE)
Setelah menjalani operasi bibir vagina (labia), perempuan itu memutuskan untuk menjadikan kulit yang dipotong dari organ intimnya itu sebagai perhiasan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Seorang blogger dan juga pecinta olahraga Tracy Kiss membuat kehebohan di jagat media sosial.

Setelah menjalani operasi bibir vagina (labia), perempuan itu memutuskan untuk menjadikan kulit yang dipotong dari organ intimnya itu sebagai perhiasan.

Seperti dilansir lamanMetro, awalnya Kiss merasa ada yang tidak beres dengan vagina-nya.

Baca: Kenapa Wanita Suka Menggigit Bibirnya, Ternyata Ini Maksudnya

Setiap kali usai berolahraga, dia merasakan sensasi panas bak terbakar di bagian tersebut.

Dokter mengatakan, ada semacam kista yang disebabkan kulit berlebih di organ intimnya itu.

Solusi yang ditawarkan tim medis adalah operasi pemotongan kulit.

Setelah operasi, Kiss meminta dokter untuk menyimpan kulit yang dipotong dari alat kelaminnya.

Kiss mengaku menyimpan potongan itu untuk merayakan "kebebasannya".

Baca: Masih Ingat Ulfa, Istri Syekh Puji Umur 12 Tahun? Sekarang Begini Penampilannya

Namun, setelah disimpan selama berbulan-bulan, kulit itu mulai berubah warna, dari merah muda menjadi abu-abu.

Saat itulah, Kiss memutuskan untuk mengubah potongan kulit yang diawetkan itu menjadi sesuatu yang lebih menarik dan tahan lama.

Dalam video yang diunggah di jejaring  YouTube, Kiss mendokumentasikan setiap langkah saat mengubah dua bagian kulit labia-nya menjadi satu bagian liontin.

Baca: Pria Ini Tewas dengan Organ Intim Tegak, Ternyata Ada Kisah Tragis di Baliknya

Dia juga mengunggah sebuah foto dengan mengenakan perhiasan "khusus" itu di lehernya.

Editor: taryono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help