TribunLampung/

Belum Siuman, Pasien Remaja Diduga Digerayangi Petugas Cleaning Servis di RS Aceh

Para pengguna media sosial di Aceh, sejak beberapa hari terakhir dihebohkan kabar kasus pelecehan seksual di RSU Zainoel Abidin Banda Aceh.

Belum Siuman, Pasien Remaja Diduga Digerayangi Petugas Cleaning Servis di RS Aceh
ANTARA News/Insan Faizin Mubarak
Ilustrasi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Para pengguna media sosial di Aceh, sejak beberapa hari terakhir dihebohkan kabar kasus pelecehan seksual yang menimpa salah satu pasien RSU Zainoel Abidin Banda Aceh.

Ternyata, kasus ini telah ditangani oleh Polda Aceh, setelah keluarga korban secara resmi melapor ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Aceh, Senin (9/10/2017) lalu.

Data yang dihimpun Serambi, kasus dugaan pelecehan seksual itu dialami oleh Mawar (17), bukan nama sebenarnya, pasien yang sedang dalam perawatan di kamar pemulihan atau recovery room Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, Kamis (5/10/2017) siang lalu.

Pelakunya adalah SR (19), seorang pria, warga salah satu gampong di Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh. SR berprofesi sebagai tenaga cleaning service di rumah sakit tersebut.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Goenawan SH MH yang dihubungi Serambi, Sabtu (14/10/2017) sore menjelaskan, kasus pelecehan seksual yang dialami Mawar, 5 Oktober lalu, baru dilaporkan di Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Aceh, Senin (9/10/2017) malam, sekitar pukul 20.00 WIB.

Menurut Kombes Goenawan, laporan yang disampaikan salah seorang keluarga korban tercatat dalam Laporan Polisi bernomor LP/117/X/2017/SPKT dan diterima oleh Kepala SPKT Polda Aceh.

Pada malam itu juga, kasus pelecehan seksual yang terjadi di RSUZA itu ditangani langsung oleh petugas piket fungsi di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Aceh.

“Hingga saat ini tersangkanya belum diamankan. Penyidik masih memintai keterangan pelapor, termasuk saksi-saksi lainnya,” sebut Goenawan.

Ia menjelaskan, dalam laporan yang disampaikan keluarga korban, insiden terjadi pada 5 Oktober 2017, sekira pukul 12.30 WIB.

Saat itu Mawar baru selesai menjalani operasi ringan di RSUZA. Dalam kondisi belum sepenuhnya tersadar, karena pengaruh obat bius, Mawar diarahkan ke ruang pemulihan atau recovery room.

Halaman
123
Editor: teguh_prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help