TribunLampung/

Sampai Bulan Ini Batas Waktu Pencarian Jemaah Haji yang Hilang di Arab Saudi

Ini sudah menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, kami sifatnya menunggu informasi dan perkembangan

Sampai Bulan Ini Batas Waktu Pencarian Jemaah Haji yang Hilang di Arab Saudi
VOA/AP
Jemaah haji di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, 9 September 2016. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tulangbawang belum mendapat informasi terkini tentang Hadi Sukma Adsani (73) warga Kampung Kahuripanjaya, Kecamatan Banjar Baru, Tulangbawang.

Hadi hilang di Mina saat menunaikan ibadah haji  beberapa waktu lalu.

Kasi Haji dan Umrah Kemenag Tulangbawang yang juga mantan ketua regu Hadi di kloter 37 JKG, Sumar mengatakan, pihaknya masih intens berkoordinasi dengan Kementerian Agama terkait hilangnya Hadi.

"Perkembangan terakhir dari Kementerian masih belum ditemukan. Upaya pencarian masih dilakukan oleh KJRI di Arab Saudi," kata Sumar, Minggu (15/10/2017).

Kendati demikian, Sumar menambahkan bahwa pihaknya akan terus intens berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan menunggu kabar terbaru.

"Ini sudah menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, kami sifatnya menunggu informasi dan perkembangan," terangnya.

Sumar mengatakan, upaya pencarian akan terus dilakukan oleh KJRI hingga tiga bulan ke depan.

Jika sampai tiga bulan setelah selesainya penyelenggaraan ibdah haji namun belum ditemukan, Sumar mengatakan, pemerintah melalui Kementerian Agama menghentikan upaya pencarian.

Selanjutnya, Pemerintah akan mengeluarkan surat goib yang menyatakan jamaah haji tersebut sudah tidak bisa ditemukan.

"Prosedurnya tiga bulan setelah penyelenggaraan haji masih dilakukan pencarian oleh KJRI. Setelah tiga bulan tidak juga ditemukan maka pemerintah akan mengeluarkan surat goib. Suratnya akan ditembuskan berjenjang sampai ke keluarga," papar Sumar.

"Perkiraan kita Januari pertengahan batas akhir (pencarian)," tandas Sumar.

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: wakos reza gautama
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help