TribunLampung/

Malam Minggu Telah Tiba, Pelajar SMP Ini Diminta Layani hingga Delapan Lelaki

Polda DIY mengungkap kejahatan perdagangan orang yang berkedok salon plus di wilayah Mlati, Sleman, Yogyakarta.

Malam Minggu Telah Tiba, Pelajar SMP Ini Diminta Layani hingga Delapan Lelaki
TRIBUNJOGJA.COM / Santo Ari
JajaraN Polda DIY tangkap Hariyanti alias Ari (32) warga Mlati Sleman yang mempekerjakan seorang pelajar SMP kelas 3 sebagai pekerja seks di salon plus 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, SLEMAN - Polda DIY mengungkap kejahatan perdagangan orang yang berkedok salon plus di wilayah Mlati, Sleman, Yogyakarta.

Tersangka Hariyanti alias Ari (32), warga Mlati Sleman, mempekerjakan pelajar kelas 3 SMP, sebut saja Anjeli yang masih berumur 15 tahun.

Kasubid Penerangan Masyarakat Polda DIY Kompol Sri Sumarsih menerangkan, Anjeli sudah bekerja di salon tersebut selama 2 minggu, sebelum akhirnya praktik salon plus itu terungkap akhir pekan lalu.

Setiap tamu yang ingin menyetubuhi Anjeli dikenai tarif Rp 160 ribu oleh tersangka.

Sedangkan Anjeli setelah melayani nafsu bejat hidung mendapat bayaran Rp 10 ribu sampai Rp 20 ribu.

"Setiap hari dia harus melayani nafsu dari pria hidung belang. Bahkan di malam minggu dia bisa melayani sampai delapan tamu," ujarnya, Selasa 17 Oktober 2017.

Sumarsih mengatakan, selain Anjeli, setidaknya ada empat orang lain yang dipekerjakan. Namun, empat orang itu sudah dikategorikan dewasa.

Atas perbuatannya, penyidik menjerat Ari dengan pasal berlapis yakni Pasal 2 UU RI No 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang ( TPPO ), Pasal 83 atau pasal 88 UU RI No 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara.(*)

Editor: teguh_prasetyo
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help