TribunLampung/

Usai Hujan Deras, Tiba-tiba Buaya Muncul di Persawahan

Warga Desa Kedungwinangun, Kecamatan Klirong, Kebumen, digegerkan dengan kemunculan buaya di areal pematang persawahan, Selasa 17 Oktober 2017.

Usai Hujan Deras, Tiba-tiba Buaya Muncul di Persawahan
facebook
BUAYA Munggah Sawah Saat Sungai Lukulo Meluap Gegerkan Warga Klirong di Kabupaten Kebumen, Selasa pagi 17 Oktober 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KEBUMEN - Warga Desa Kedungwinangun, Kecamatan Klirong, Kebumen, digegerkan dengan kemunculan buaya ukuran besar di areal pematang  persawahan, Selasa 17 Oktober 2017 pagi.

Buaya besar dengan panjang sekitar 4 meter itu muncul di genangan air di areal persawahan milik petani.

Kemunculan buaya di sawah ini tentu bukan hal lazim, karena habitat binatang buas itu di Sungai Muara.

Buaya itu masih terlihat lincah dan ganas saat berenang di genangan air bercampur lumpur di sawah.

Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Willy Budiyanto mengatakan, buaya itu kemungkinan besar berasal dari Sungai Luk Ulo.

Air Sungai Luk Ulo sempat meluap setelah wilayah Kebumen diguyur hujan lebat, sejak Senin pagi hingga malam 16 Oktober 2017.

Buaya itu diduga terbawa arus sungai yang meluap hingga terdampar ke areal persawahan di sekitar sungai.

"Sebagaimana diketahui, habitat buaya ada di sungai muara. Di Sungai Luk Ulo sendiri, sebelum ini memang sudah ada laporan mengenai keberadaan buaya itu," katanya, Selasa 17 Oktober 2017.

Setelah menerima laporan dari warga, pihaknya langsung mendatangi lokasi temuan buaya itu. Sayang, sebelum berhasil ditangkap, buaya itu lolos dan masuk ke Sungai Luk Ulo hingga tak lagi terlihat. (*)

Editor: teguh_prasetyo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help