TribunLampung/

ADVERTORIAL

Sumpah dan Wisuda Akademi Keperawatan Baitul Hikmah dan Bunda Delima

Akademi Keperawatan Baitul Hikmah dan Bunda Delima mengadakan angkat sumpah dan wisuda bersama tahun 2017 di Gedung Bagas Raya, Selasa (17/10).

Sumpah dan Wisuda Akademi Keperawatan Baitul Hikmah dan Bunda Delima
ist
Akademi Keperawatan Baitul Hikmah dan Bunda Delima mengadakan angkat sumpah dan wisuda bersama tahun 2017 di Gedung Bagas Raya, Selasa (17/10). 

Akademi Keperawatan Baitul Hikmah dan Bunda Delima mengadakan angkat sumpah dan wisuda bersama tahun 2017 di Gedung Bagas Raya, Selasa (17/10).

Angkat sumpah dan wisuda bersama itu diikuti oleh wisudawan dan wisudawati sebanyak 105 orang dari Baitul Hikmah dan 81 orang dari Bunda Delima.

Ketua Pelaksana angkat sumpah dan wisuda bersama Akademi Keperawatan Baitul Hikmah dan Bunda Delima tahun 2017 Ns. Agus Waluyo MKep. Sp. Kep. J. mengatakan, angkat sumpah dan wisuda bersama sengaja diadakan bersama karena Baitul Hikmah dan Bunda Delima memiliki beberapa kesamaan.

Dimana salah satunya adalah kesamaan undangan.

Setelah wisuda ini selesai dilaksanakan, diharapkan mereka bisa mendapatkan pekerjaan yang bagus di antara banyaknya pekerjaan yang ada.

..
.. ()

Di antaranya adalah membuka praktek mandiri. Tapi untuk membuka praktek mandiri ini tidak bisa dilakukan begitu saja.

"Mereka harus memiliki izin yang dapat mereka urus setelah mereka mengikuti uji kompetensi. Kalau mereka tidak mau membuka praktek mandiri, tidak masalah, masih ada pekerjaan lain yang tidak kalah bagusnya, yaitu bekerja sebagai tenaga perawat di luar negeri," ujar pria yang juga menjabat Direktur Akademi Keperawatan Bunda Delima.

Direktur Akademi Keperawatan Baitul Hikmah HM. Widodo RS. SKM menambahkan sekarang ini peluang kerja di luar negeri terbuka lebar bagi perawat di Indonesia.

Sebab, di luar negeri tenaga perawat tidak sebanyak di Indonesia. Dinas Tenaga Kerja pun membuka website untuk pendaftaran online sebagai tenaga perawat di luar negeri setiap tahunnya.

"Selain membuka praktek mandiri dan bekerja di luar negeri, mereka juga bisa bekerja di rumah sakit swasta. Di rumah sakit negeri sebenarnya juga bisa, walaupun tidak bisa cepat diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Bisa jadi setelah bertahun-tahun baru diangkat," kata dia. (ADV)

Editor: taryono
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help