TribunLampung/

Yayan Khawatir Anaknya Tak Sengaja Akses Konten Pornografi di WhatsApp

Beberapa orangtua di Bandar Lampung menyampaikan kekhawatirannya terkait dengan beredarnya informasi mudahnya mengakses konten pornografi

Yayan Khawatir Anaknya Tak Sengaja Akses Konten Pornografi di WhatsApp
Ilustrasi(Mashable)
aplikasi WhatsApp 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG -  Beberapa orangtua di Bandar Lampung menyampaikan kekhawatirannya terkait dengan beredarnya informasi mudahnya mengakses konten pornografi di aplikasi WhatsApp (WA).

Menurut Yayan, Warga Perum BKP Kemiling, sangat khawatir sekali dengan beredarnya informasi tersebut. "Ya khawatir soalnya anak saya suka sekali mainan HP android ibunya. Biasanya sih buka-buka youtube juga," tuturnya, Selasa 7 November 2017.

Baca: KSKP Amankan Ratusan Burung Liar dan Trenggiling Tanpa Dokumen

Anaknya yang baru berumur tiga tahun tersebut, sambungnya, diizinkan bermain HP android lantaran menangis jika tidak kunjung diizinkan bermain.

"Makanya itu, saya takut kalau-kalau gak sengaja dia buka konten itu di aplikasi WA. Kan bahaya anak seumur itu melihat yang bukan sewajar dan sepantasnya," paparnya.

Oleh karenanya, solusinya mungkin akan lebih diperketat pengawasannya saat dia bermain HP android tersebut. "Ya pokoknya diawasin aja sesering mungkin. Jadi, kalau ada muncul yang aneh-aneh seperti yang diinformasikan itu, langsung bisa kita stop," tuturnya.

Hal senada diutarakan Susi, warga Bandar Lampung lainnya. "Wah, kalau memang benar begitu informasinya, pastinya sangat perihatin dan tentunya khawatir," ungkapnya.

Baca: 14 Pekerjaan Anti Mainstream, Nomor 3 dan 4 Paling Menjijikkan!

Sebab anaknya yang kini sudah berumur sekitar lima tahun, juga sering bermain-main dengan HP android yang digunakannya. "Ya suka anak saya itu main-main HP saya. Biasanya main game atau lihat gambar di Google gitu," tuturnya.

Menurutnya, jika memang betul informasinya, ia akan lebih sering mengawasi anaknya tersebut saat bermain HP android miliknya.

"Ya nanti solusinya lebih intens pengawasannya. Atau bisa juga biar lebih aman saya matikan saja paket kuotanya biar tidak bisa terkoneksi dengan internet. Kan, lebih aman sepertinya," tukasnya. (eka)

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help