TribunLampung/

Advertorial

Membanggakan! Selamatkan Adat Lampung, Dosen Unila Ciptakan Penemuan Baru

Masalah yang dapat diidentifikasi dari usaha kerajinan kuningan siger ini adalah kapasitas produksi.

Membanggakan! Selamatkan Adat Lampung, Dosen Unila Ciptakan Penemuan Baru
Foto warga pengrajin kuningan adat Lampung & Dosen Unila 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Dalam acara-acara adat suku Lampung, seperti pernikahan, masyarakat Lampung juga menggunakan pernak-pernik lain untuk perlengkapan atau aksesori pakaian mereka.

Pengantin mengenakan aksesori dari atas kepala sampai ujung kaki. Aksesori ini terdiri dari puluhan bentuk antara lain: siger, kalung, gelang, ikat pinggang hingga hiasan sepatu.

Masalah yang dapat diidentifikasi dari usaha kerajinan kuningan siger ini adalah kapasitas produksi yang masih rendah karena penggunaan teknologi yang masih sangat sederhana.

Selain itu, kemampuan menggunakan teknologi juga masih terbatas & mahalnya teknologi, juga desain produk yang cenderung monoton, rendahnya kemampuan pengrajin dalam mengelola bisnis serta posisi tawar yang relatif rendah karena persaingan tidak sehat antar pengrajin.

Wujud pengabdian dosen Universitas Lampung (Susi Sarumpaet, Shirley Savetlana, Yuztitya Asmaranti) berjuang mengupayakan pembuatan Teknologi Sederhana Pengepresan Logam untuk Meningkatkan Produksi Kerajinan Adat Lampung pada Industri Rumahan di Kelurahan Kebun Jeruk Bandar Lampung seperti yang dilakukan Bapak Gunawan dalam video.

Mesin penekan yang diperkenalkan kepada pengrajin yaitu mesin penekan hidraulik tanpa pemanas dengan kapasitas mencapai 10 ton.

Mesin tekan paling sederhana dan murah yang dapat digunakan oleh pengrajin yaitu mesin hidraulik jack.

Pelatihan kemampuan manajerial yang diberikan adalah Pelatihan Kewirausahaan, dasar-dasar dan prinsip manajemen, Penentuan harga jual & Laporan keuangan Sederhana

Berdasarkan hasil tes sesudah pelatihan, terdapat peningkatan tentang pengetahuan dalam bidang kewirausahaan dan manajemen yang terkonfirmasi dari hasil wawancara dan pengamatan yang dilakukan kepada para pengrajin.

Mereka lebih menyadari pentingnya mengikuti dinamika bisnis yang begitu cepat untuk bisa bertahan dan maju dari kondisi yang mereka miliki saat ini.

Tags
Unila
Editor: Heribertus Sulis
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help